14 Desa di Natar Sudah Bentuk Pantia Pilkades

336
Kemas Yogi – Pjs. Kades Sidosari Suridharia saat memberikan arahan kepada calon panitia Pilkades, Selasa (26/2).

NATAR – Sebanyak 14 dari 17 desa di Kecamatan Natar yang akan mengikuti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) pada 2019 ini telah membentuk panitia Pilkades. Hal itu setelah mendapat arahan dari Bagian Otda Setda Lampung Selatan terkait Pilkades serentak.

Kasi Pemerintahan Kecamatan Natar Agus Lani mengatakan, ada 13 desa yang habis masa jabatannya hingga Juni 2019 mendatang. Sedangkan empat desa lainnya baru berakhir pada Desember 2019. “Khusus untuk desa yang habis masa jabatannya Desember maka harus membuat pernyataan terlebih dulu bahwa bersedia mengikuti Pilkades serentak,” katanya kepada Radar Lamsel, Selasa (26/2).

BACA :  Rencanakan Setiap Rumah Tanam Pohon Pinang

Empat desa tersebut adalah Desa Natar, Pemanggilan, Rulung Raya dan Purwosari. “Untuk Desa Natar katanya malam nanti (semalam’red) mau bentuk panitia. Sebetulnya secara keseluruhan setuju ikut Pilkades serentak. Jadi totalnya akan ada 17 desa yang akan menggelar pilkades,” tuturnya.

Pria yang juga menjabat Pjs Kades Banjarnegeri itu menambahkan, desa-desa yang akan menggelar Pilkades diantaranya Desa Sidosari, Bumisari, Candimas, Haduyang, Banjarnegeri, Rulunghelok, Brantiraya, Krawangsari, Merakbatin, Muaraputih, Bandarejo, Sukadamai, Rulungraya, Natar, Pemanggilan, Purwosari dan Negararatu. “Belum ada kepastian tanggal Pilkades serentak, tetapi tetap kita persiapkan panitianya,” ucap Agus.

BACA :  Mudarat Pabrik Snack; Dewan Turun Tangan

Sementara itu, Pjs Kades Sidosari Suridaria menyampaikan, panitia Pilkades harus benar-benar netral sehingga pelaksanaannya nanti tidak menjadi buah bibir masyarakat. “Harus jeli dan teliti dalam melaksanakan tugasnya. Saya minta semuanya netral. siapapun yang nanti maju Pilkades jangan ada keberpihakan,” katanya.

Perempuan yang akrab disapa Ida ini juga berpesan agar panitia juga betul-betul memperhatikan Daftar Pemilih Tetap (DPT) nanti. “Mata pilih harus benar-benar, jangan sampai jadi sumber masalah,” pungkasnya. (kms)

BAGIKAN