15.947 Siswa SMP di Lamsel Lulus 100 persen

590

Thomas: Jangan Berhenti, Lanjutkan Ke Jenjang Lebih Tinggi

KALIANDA – Hasil nilai Ujian Nasional (UN) siswa SMP tahun ajaran (TA) 2017-2018 nampaknya tidak lagi menjadi tolak ukur kelulusan bagi siswa. Buktinya, seluruh siswa SMP baik negeri maupun swasta yang mengikuti ujian nasional dikabupaten ini dinyatakan lulus 100 persen.

Pernyataan kelulusan itu di sampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Lampung Selatan Thomas Americo, kepada Radar Lamsel melalui sambungan telepon, Minggu (27/5) kemarin.

Thomas mengatakan, kelulusan siswa SMP yang mencapai 100 persen ini merupakan suatu prestasi dan kebanggaan dari hasil kerja keras semua pihak khususnya para guru, siswa dan orang tua siswa yang ikut berperanserta dalam mendisiplinkan putra-putrinya dalam belajar untuk mencapai kelulusan.

BACA :  Encep Masuk 53 Besar Pemuda Pelopor

“Kita semua bersyukur karena dari 15.947 jumlah peserta ujian nasional tingkat SMP/sederajat semuanya lulus seratus persen,” kata Thomas.

Menurut Thomas, sistem penilaian dalam menentukan kelulusan siswa sekarang ini sudah tidak lagi terpaku pada hasil UN, tetapi dinilai dari berbagai aspek. Mulai dari sikap dan tingkah laku, serta tingkat kehadiran siswa itu sendiri. “Kalau dulu memang hasil UN sangat menentukan, namun sekarang hasil UN menitik beratkan kepada siswa yang hendak melanjutkan ke SMA unggulan atau favorit melalui standar nilai yang diberlakukan,” terangnya.

Diungkapkannya, pada pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMP/MTs tahun 2018 dikabupaten Lampung Selatan dikuti oleh 240 sekolah yang terbagi dari sekolah negeri sebanyak 66 sekolah dan swasta 174 sekolah, dengan jumlah peserta keseluruhan sebanyak 15.947 siswa. “Dalam ujian nasional ini terdapat dua sistem pelaksanaan yakni Ujian Nasional Berbasis Komputer dan Ujian Nasional Kertas Pensil,” ungkapnya.

BACA :  Uji E-Money dalam Smart SIM Enam Bulan

Thomas berpesan, kepada siswa SMP yang lulus tahun ini harus memiliki motivasi yang tinggi untuk melanjutkan pendidikan ke jejang yang lebih tinggi, karena pendidikan sangat penting sebagai modal untuk meraih masa depan dan cita-cita yang cerah. “Saya ingatkan kepada para siswa yang telah lulus jangan menghentikan langkah pendidikannya hanya sampai di sini saja (SMP, red). Tetapi hendaknya melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi lagi,” pungkasnya. (iwn)

BAGIKAN