175 Pejabat Eselon III Ikut Uji Kompetensi

252
Diskominfo LS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) setempat menggelar Uji Kompetensi dan Penilaian Kinerja bagi pejabat eselon III lingkup pemkab Lamsel, yang berlangsung di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, Sabtu (30/3).

14 Pejabat Dinyatkan Mangkir

KALIANDA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) setempat menggelar Uji Kompetensi dan Penilaian Kinerja bagi pejabat eselon III lingkup Pemkab Lamsel yang berlangsung di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, Sabtu (30/3).

          Tujuannya, sebagai upaya pemerintah daerah untuk mengidentifikasi kader-kader pemimpin yang memiliki akurasi dan objektivitas yang dapat diandalkan.

          Sebelum acara uji kompetensi dimulai, Tim Assesor Agus Triono menyampaikan, uji kompetensi yang dilaksanakan adalah berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2017 tentang Standar Kompetensi Jabatan Aparatur Sipil Negara.

          Disebutkannya, tes kompetensi terdiri atas kompetensi teknis, kompetensi sosial kultural, dan kompetensi manajerial. “Para peserta diberi peluang untuk menjabarkan keahliannya di esai, tujuannya untuk mendalami teknis,” ujar Agus.

BACA :  DBD Terus Bertambah

          Dijelaskannya, waktu pelaksanaan uji kompetensi yang diberikan adalah selama 4 jam. Dengan rincian untuk soal pilihan ganda sebanyak 60 soal selama 1 jam, dan untuk soal esai dengan jumlah pertanyaan sebanyak 12 soal itu selama 3 jam. “Hasil dari uji kompetensi ini nantinya akan diolah lagi oleh tim evaluasi dan kemudian diserahkan ke BPK RI,” ungkapnya.

          Sementara itu, Kepala BKD Lamsel Akar Wibowo mengatakan, dari 189 jumlah pejabat eselon III definitif yang ada dilingkup pemkab Lamsel, diketahui hanya sebanyak 175 pejabat yang mengikuti uji kompetensi dan penilaian kinerja tersebut.

          “Kalau berdasarkan daftar pejabat eselon III yang terdiri dari III.a dan III.b jumlahnya ada 189 orang. Tapi yang mengikuti tes hanya 175 pejabat. Mereka yang tidak hadir itu ada yang beralasan izin sakit, dan sedang umroh. Bahkan ada beberapa pejabat eselon III yang memang sengaja tidak ikut tanpa memberikan keterangan,” kata Akar Wibowo kepada Radar Lamsel, melalui sambungan telepon, Minggu (31/3) kemarin.

BACA :  SDN 2 Tajimalela Di-merger Tahun Ini

          Menurut Akar, nama-nama pejabat yang tidak mengikuti uji kompetensi dan penilaian kinerja tersebut sudah dilaporkan pihaknya ke Plt. Bupati Lamsel Nanang Ermanto, sebagai bahan laporan untuk diketahui. “Sudah kita laporkan ke pak Plt. Bupati terkait peserta yang tidak mengikuti uji kompetensi dan penilain kinerja. Itu nanti bagaimana tindaklanjutnya, kami sudah serahkan ke beliau selaku pimpinan daerah. Yang perlu diingat adalah tidak ada uji kompetensi susulan bagi yang tidak mengikuti,” pungkasnya. (iwn)

BAGIKAN