2017, Apdesi Jatiagung Tingkatkan Kinerja untuk Pembangunan Desa

897
DIMAS - Camat Jatiagung Ariswandi, S.H, M.H foto bersama pengurus dan anggota Apdesi Jatiagung, di kediaman Kades Fajarbaru Sucipto, Minggu (22/1).

JATIAGUNG – Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kecamatan Jatiagung terus jalin silaturahmi antar anggota untuk meningkatkan kinerja, koordinasi dan kekompakkan melalui pertemuan rutin bulanan yang bertajuk arisan di kediaman Kepala Desa Fajarbaru Sucipto, Minggu (22/1) lalu.

Pada pertemuan rutin itu, para kepala desa di kecamatan setempat menyepakati pembangunan infrastruktur jalan menggunakan paving blok, rabat beton atau hotmix dari PT. Sorento sesuai arahan Bupati Lamsel DR. H. Zainudin Hasan, M.Hum.

Ketua Apdesi Kecamatan Jatiagung Romsi mengatakan, pertemuan pertama tahun 2017 ini diharapkan seluruh anggota Apdesi dan jajaran perangkat desa lebih meningkatkan kinerja, kekompakan dan hubungan silaturahmi.

“Kemudian untuk menyikapi arahan Pak Bupati terkait dana desa tahun ini, agar kepada seluruh desa bisa kompak dan jangan sampai melawan arus atau bertentangan dengan aturan. Contohnya dalam pelaksanaan pembangunan didesa yang bersumber dari dana desa. Kalau mau pakai rabat beton kita menggunakan rabat beton semua, begitu juga dengan paving blok dan hotmix. Tetapi juga harus menyesuaikan bagaimana keadaan di lapangan,” katanya.

BACA :  Penolakan Pembangunan SUTET Digemakan Warga

Menurut dia, saat ini yang paling meyakinkan dalam membangun menggunakan paving blok. Sebab, kata dia, tidak terlalu besar mengeluarkan biaya karena pihaknya juga sudah mengecek kualitas dan harga paving blok tipe K-225 yang sudah teruji lab di PT. Sorento.

“Tahun ini saya minta kepada teman-teman kepala desa jangan sampai melawan arus karena memang yang diarahkan oleh Pak Bupati memang cukup baik dan sangat bermanfaat bagi masyarakat.  Jadi apa salahnya kita ikuti. Kemudian, selain pembangunan infrastruktur jalan, kegiatan non-fisik juga harus dilakukan dengan baik seperti pembinaan, pelatihan dan pemberdayaan untuk masyarakat dan aparat desa,” ujarnya.

Kepala Desa Karangsari itu melanjutkan, bahwa saat ini sudah dibentuk tim satgas saber pungli yang tugasnya untuk memberantas pungutan-pungutan liar yang ada di wilayah Lampung Selatan. “Bukan hanya di pemerintah daerah saja tapi sampai ke desa-desa yang berkaitan dengan pelayan masyarakat. Jadi kalau ada yang dikeluhkan oleh masyarakat itu akan ditindak lanjuti oleh tim saber pungli tersebut. Nah ini yang harus kita hindari. Artinya kita semua harus bekerja sesuai dengan hukum dan aturan yang berlaku,” imbuh Romsi.

BACA :  FKUB Verifikasi Usulan Pembangunan Gereja

Camat Jatiagung Ariswandi, S.H, M.H menambahkan, kegiatan seperti ini harus terus dilakukan karena bisa sebagai ajang berkoordinasi yang berkaitan dengan program-program dalam pembangunan khususnya yang ada di desa.

“Terkait saber pungli, kita jangan risau dan tidak perlu takut sehingga kita tidak fokus dengan pekerjaan kita di desa. Sepanjang kita bekerja dengan benar dan berdasarkan hukum yang berlaku maka bekerja saja lah sebaik-baiknya. Karena saya tidak ingin OTT terjadi lagi di Kecamatan Jatiagung,” ujarnya.

Selanjutnya, terkait pembangunan, Bupati Lamsel setiap arahannya selalu menegaskan tahun ini membangun infrastruktur dengan paving blok, hotmix dan rabat beton sesuai standar yang ditentukan.

“Saya sangat berterimakasih kepada pengurus Apdesi Jatiagung yang sudah mengecek kualitas dan harga paving blok di PT. Sorento sesuai yang di arahkan oleh Pak Bupati. Karena kalau kita membangun menggunakan paving blok dari perusahaan tersebut saya yakin tidak ada masalah nantinya,” pungkas dia. (dms)

BAGIKAN