312 Calon Pensiunan ASN Dilatih Berwirausaha

61
Diskominfo Lamsel - Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Pemkab Lampung Selatan Priyanto Putro memberikan tali asih kepada peserta pelatihan kewirausahaan yang merupakan para ASN jelang purnabhakti yang dilaksanakan di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, Rabu (17/7) kemarin.

KALIANDA – Dewan Pengurus Korpi Kabupaten Lampung Selatan memberikan pelatihan kewirausahaan bagi 312 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan memasuki masa purnabhakti atau pensiun. Hal ini dimaksudkan agar mereka bisa memiliki kemampuan serta keterampilan untuk menambah penghasilannya.

Acara pelatihan yang dilaksanakan di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Pemkab Lampung Selatan, Priyanto Putro, Rabu (17/7) kemarin.

Dalam sambutan tertulisnya mewakili Plt Bupati Lamsel Nanang ermanto, Priyanto Putro menegaskan, melalui kegiatan tersebut dapat meningkatkan pengetahuan serta wawasan bagi ASN dibidang kewirausahaan. Dengan bekal pengetahuan yang didapat melalui pelatihan ini, bisa memberikan manfaat dalam mengisi waktu luang setelah pensiun serta dapat memberikan nilai ekonomi bagi kehidupannya.

“Saat ini muncul berbagai konsep usaha yang beragam dan menarik, dengan menawarkan keuntungan yang besar. Dan tentunya, dengan pelatihan ini diharapkan dapat mengenalkan lebih dalam akan seluk beluk dunia wirausaha,” ungkap Priyanto.

BACA :  Unggul di Survei Rakata, Nanang Ermanto Pilih Fokus

Selain itu, melalui pelatihan itu diharapkan juga para ASN yang memasuki purnabhakti, akan mempunyai persiapan yang lebih baik. Terutama dalam mengisi waktu luang yang dapat memberikan dampak enkonomi untuk meningkatkan kesejahteraannya.

“Pada dasarnya, pelatihan ini ingin memberikan motivasi dan pencerahan, bahwa kesuksesan akan diraih bila pilihan aktivitas sesuai dengan potensi diri. Pelatihan ini diharapkan juga mampu mendorong peserta untuk menemukan gagasan dan ide baru guna memulai usaha, khususnya usaha kecil menengah (UKM),” imbuhnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, purnabhakti bukanlah sebuah akhir dari pengabdian. Akan tetapi, masa itu hendaknya dapat dipandang sebagai momentum sekaligus titik tolak baru dalam menyiapkan kehidupan yang lebih baik di masa depan.

“Kita tentunya patut bersyukur bisa mencapai masa ini. Karena masa purnabhakti merupakan bukti keberhasilan seseorang melewati tahapan kehidupan yang paripurna sebagai abdi negara dan abdi masyarakat,” tukasnya.

BACA :  Kerja Nyata Mahasiswa Darmajaya Dinanti 3 Kecamatan

Sementara itu, Sekretaris Dewan Pengurus Korpri Nurmali Rizal menjelaskan, peserta pelatihan kewirausahaan tersebut terdiri dari dinas, badan, kantor, bagian, kecamatan, dan dewan guru yang sudah dan akan memasuki pensiun pada tahun 2019. Tujuan dari kegiatan itu, kata dia, untuk meberikan ilmu pengetahuan kepada ASN yang memasuki masa purnabhakti.

Dia menambahkan, ASN yang memasuki masa purnabhkati tersebut juga diberi tali asih. Yang masing-masing ASN memasuki purnabhakti mendapatkan sebesar Rp.750.000.

“Dalam kegiatan ini para ASN yang memasuki purnabhakti diberi pelatihan materi mengenai pemanfaatan lahan pekarangan melalui budidaya tanaman sayuran dan buah-buahan yang disampaikan Des Rahyumi TJ, SP Kabid Holtikutura Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura. Selain itu, ada juga materi tentang pengetahuan program budidaya air tawar yang disampaikan oleh Dwi Jatmiko, SPi yang juga merupakan Sekretaris Dinas Perikanan Pemkab Lampung Selatan,” pungkasnya. (idh)

BAGIKAN