341 Paket Perlengkapan Sekolah untuk Korban Tsunami

167

KALIANDA – Plt. Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto, menyerahkan secara simbolis bantuan paket perlengkapan sekolah. Bantuan perlengkapan sekolah itu untuk dibagikan kepada 341 siswa SD dan SMP yang terkena bencana tsunami, di Desa Kunjir dan Way Muli, Kecamatan Rajabasa, Senin (7/1).

          Bantuan berupa seragam sekolah, tas, sepatu, dan peralatan tulis (buku dan pensil).  

                Kepala Dinas Pendidikan Lamsel Thoma Americo mengatakan, bantuan tersebut diperuntukkan bagi siswa SD/MI dan SMP yang ada diwilayah Kecamatan Rajabasa seperti Desa Kunjir dan Way Muli yang terkena bencana tsunami beberapa waktu lalu.

BACA :  Dorong Kemajuan Lampung di Usia 55 Tahun

          “Untuk sementara bantuan ini kami berikan khusus untuk siswa SD dan SMP. Sedangkan untuk anak-anak PAUD dan siswa SMA nanti menyusul, karena tim kami saat ini sedang menyiapkannya,” ujar Thomas kepada Radar Lamsel, usai acara penyerahan bantuan, kemarin.

          Dia menuturkan, bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap para korban tsunami di Lampung Selatan bukan hanya berupa makanan atau kebutuhan logistik saja, tetapi juga kebutuhan pendidikan. “Para pelajar yang terkena dampak bencana tsunami beberapa waktu lalu harus tetap melanjutkan sekolahnya. Bencana yang terjadi  tidak boleh menjadi penghalang anak-anak untuk melanjutkan sekolahnya, mereka harus tetap semangat,” tegasnya.

BACA :  Pemprov Lampung Minta Pemkab Lamsel Mantapkan Mindset Bersama

          Thomas berpesan, kepada pihak sekolah diwilayah Kecamatan Rajabasa, khususnya di Desa Kunjir dan Way Muli, kalau ada siswa korban tsunami yang belum mendapatkan bantuan, agar kiranya segera melapor ke Dinas Pendidikan Lampung Selatan.

          “Paket-paket bantuan perlengkapan sekolah ini merupakan bantuan dari para donatur yang dihimpun melalui posko utama bantuan korban tsunami yang berpusat di Rumah Dinas Bupati Lampung Selatan, tujuannya tidak lain untuk meringankan beban dan penderitaan masyarakat yang terkena bencana tsunami,” pungkasnya. (iwn)

BAGIKAN