Ajak Warga Salurkan Zakat ke BAZNAS

418
Ist – M. Husin warga Desa Kedaton menyerahkan zakat mal kepada petugas BAZNAS Lamsel, kemarin.

Warga Salurkan Zakat Mal Belasan Juta Rupiah

KALIANDA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lampung Selatan mengajak masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infaq dan sodaqohnya dari penghasilan yang diperoleh. Sebab, zakat yang diperoleh dari masyarakat akan sebesar-besarnya di salurkan kepada warga di sekitar pembayar zakat.

Seperti halnya yang dilakukan warga Desa Kedaton M. Husin yang telah menyalurkan zakatnya sebesar 2,5 persen dari hasil penjualan tanah senilai Rp14.375.000 ke BAZNAS Lamsel, kemarin.

Dari zakat tersebut, BAZNAS Lamsel langsung menyalurkannya kepada warga sekitar Desa Kedaton yang membutuhkan. “Zakat yang disalurkan oleh warga ke BAZNAS ini berkat sosialisasi yang kita lakukan dan juga arahan dari Pak Bupati Zainudin Hasan. Dari zakat warga Kedaton ini langsung kami distribusikan kepada warga,”kata Ketua BAZNAS Lamsel Burhanuddin, S.H.I., kepada Radar Lamsel, kemarin.

BACA :  NasDem Sudah Tampung 12 Bakal Calon

BAZNAS juga akan terus menghimbau masyarakat agar bisa menyalurkan zakat, infaq dan sodaqohnya ke badan resmi milik daerah pengumpul zakat. Supaya, pendistribusian zakat kepada masyarakat bisa lebih terarah dan tepat sasaran.

“Kami apresiasi kepada warga Kedaton M. Husin ini yang telah mempercayakan zakatnya kepada BAZNAS. Harapan kami, warga lain juga bisa mencontohnya. Baik itu zakat mal, profesi, penghasilan atau bahkan infaq dan sodaqoh. Karena, kami memiliki catatan siapa orang yang telah berzakat dan akan kami distribusikan ke wilayahnya,”tukasnya.

BACA :  Dorongan Akar Rumput, Ketua KTNA Lamsel Panaskan Bursa Balonwabup

Sementara itu, M. Husin mengatakan, dirinya sengaja menyalurkan zakat mal sebesar 2,5 persen ke BAZNAS Lamsel agar pendistribusiannya bisa lebih tepat sasaran. Menurutnya, membayar zakat merupakan kewajiban umat muslim apabila menerima rezeki.

“Ini kewajiban kita sebagai umat muslim. Sebagian harta yang kita miliki adalah milik orang lain. Mudah-mudahan ini ada manfaatnya dan harta pribadi saya bisa lebih barokah,”pungkas M. Husin. (idh)

BAGIKAN