Aksi Balap Liar Resahkan Masyarakat

1369
Randi Pratama – Sejumlah remaja yang ikut aksi balap liar di Jalinsum, aksi balap itu sangat mengganggu para pengguna jalan, Sabtu (3/5) malam.

KALIANDA – Aksi balap liar masih sering dijumpai seputar Kota Kalianda. Bahkan aksi nekat tersebut dilakukan di ruas jalan raya yang padat pengendara. Seperti yang dijumpaibalap liar di jalan lintas sumatera (Jalinsum) tepatnya didepan dealer Honda Kalianda, Sabtu (3/5) malam lalu.

Puluhan anak-anak motor melakukan aksi balap liar sehingga sangat membahayakan keselamatan diri para pelaku bapal liar dan keselamatan pengguna jalan lintas sumatera. Balap liar ini sudah lama menjadi keluhan masyarakat sekitarnya.

Tidak cukup sampai disitu, balap liar itu juga mengganggu aktivitas transportasi lintas sumatera. Sebab, anak-anak peserta balap memberhentikan mobil-mobil yang akan melintas terlebih dahulu sebelum memulai start. Dengan kondisi itu, sudah pasti menjadi kemacetan beberapa saat.

BACA :  Kajari Lamsel: Kami Menggeledah, Bukan OTT

“Benar-benar sudah kelewatan mas. Ini jalan raya, jalan umum untuk semua orang. Seharusnya kalau mau balap ya dilintasan balap, jadi tidak mengganggu pengguna jalan yang lain,” cetus Febri (26), salah seorang warga setempat.

Balap liar, lanjut dia, benar-benar mengganggu ketertiban masyarakat. Bukan tidak mungkin, atas aksi balap itu akan ada banyak orang yang dirugikan. “Kalau jatuh, kalau terjadi kecelakaan bagaimana?. Ini kan bulan Ramadhan, lebih baik anak-anak itu melakukan hal-hal yang lebih berguna dan bermanfaat. Sehingga bisa menghasilkan sesuatu yang positif,” katanya.

Setiadi (25) warga lainnya juga mengatakan hal serupa. Polisi, lanjut dia, harus menindak tegas para pelaku balap liar tersebut. Menurut Setiadi, anak-anak yang unjuk gigi di balapan liar kerap kali dijadikan ajang taruhan. “Itulah yang akan menimbulkan masalah. Polisi harus segera menangani balapan liar itu,” katanya.

BACA :  Komitmen Lepas dari Zona Stunting

Dari pantauan, aksi balap liar di Jalinsum itu mulai  pukul 21.30 WIB hingga Minggu (4/5) 01.00 WIB dinihari. Balap liar itu selesai setelah Polisi Lalulintas Polres Lamsel yang mendapat kabar dari masyarakat langsung mendatangi lokasi balapan. Namun, sebelum aksi balap liar itu dihentikan, Radar Lamsel sempat menghubungi Kasat Lantas Polres Lamsel AKP Rafli Yusuf N, S.Ik, untuk menghentikan balapan itu. Namun sayang, yang bersangkutan tidak memberikan tanggapan atau komentar apapun. (rnd)

BAGIKAN