Aksi Kriminalitas di Kalianda Makin Marak!

1094
Randi Pratama – Made Yeni (33), warga Desa Balinuraga, Kecamatan Way Panji yang menjadi korban penjambretan sedang menjalani perawatan di ruangan IGB rumah sakit Bob Bazar Kalianda, Selasa (29/1) kemarin.

Satu Wanita Dijambret Dekat GWH

KALIANDA – Aksi kriminalitas di wilayah Kecamatan Kalianda makin marak. Ketut Nurma (22) menjadi korban teranyar para pelaku kejahatan yang bekeliaran di bawah ini. Wanita yang tinggal di Desa Balinuraga, Kecamatan Way Panji ini dijambret saat melintas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), lingkungan Jati, Kelurahan Way Urang, sekitar pukul 18.00 WIB, Selasa (29/1) kemarin.

Mahasiswi STKIP (Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Bandarlampung ini dijambret ketika mengendarai sepeda motor bersama kakaknya, Made Yeni Budi Asih (33) ketika hendak pulang ke Desa Balinuraga.

Ketut menceritakan peristiwa yang dialaminya itu. Ketut mengatakan, saat itu Ia bersama Made Yeni sedang melintas di Gor Way Handak (GWH). Tiba-tiba, ada dua orang pria yang mengendarai sepeda motor Honda Beat mendekati mereka berdua.

BACA :  NU dan Muhammadiyah Ingatkan Dewan Baru Pro Rakyat

“Iya, mas. Dari Kalianda mau pulang. Pelakunya pakai satu motor, dua orang. Beat warna biru,” kata Ketut kepada Radar Lamsel saat ditemui di rumah sakit Bob Bazar Kalianda.

          Menurut Ketut, sebelum peristiwa penjambretan itu terjadi, mereka berdua memang sudah diikuti oleh kedua pelaku sejak dari rumah dinas Bupati Lampung Selatan. Dari sana, kedua pelaku terus membuntuti Ketut dan kakaknya hingga ke GWH.

“Dia ngeliat saya di rumah dinas bupati, pas dari situ saya diikuti. Saya disalip-salip. Pas sampe GWH, mereka mau ambil hp yang saya simpang di kolong motor, lalu saya tangkis. Pas itu motor oleng, saya jatuh. Mereka langsung kabur,” katanya.

BACA :  Bangun Gapura Siger Lampung Berbalut Lambang Negara

Ditanya mengenai ciri-ciri kedua pelaku, Ketut tak melihatnya secara pasti. Yang jelas, kata Ketut, pelaku yang membawa motor memiliki postur badan agak besar, memakai baju hitam. Pelaku yang dibonceng berbadan agak kurus, kulit putih, mengenakan baju warna biru.

“Saya kurang ingat, mas. Tapi ciri-cirinya yang bawa motor itu agak gede badannya. Kalau yang belakang itu kurus, tapi putih, dia pake baju biru,” katanya.

Hingga pukul 19.36 WIB, kemarin, Ketut dan Made Yeni masih menjalani perawatan di ruang Instalasi Gawat Darurat rumah sakit Bob Bazar Kalianda. Mereka berdua menderita luka yang cukup parah di baghian kaki dan kepala. (rnd)

BAGIKAN