Awas! Curanmor Bersenpi Mulai Beraksi

1003
ILUSTRASI

Korban Ditodong, Motor Dibawa Kabur

CANDIPURO – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) mulai bermunculan. Turiman (53) warga Bumi Jaya Kecamatan Candipuro, terpaksa merelakan Honda Beat Nopol BE 4018 DV warna putih usai ditodong senjata api (senpi) oleh dua kawanan pencuri, Senin (12/6) sekitar pukul 15.00 WIB.

Aksi dua kawanan bandit itu terbilang nekad. Pasalnya, korban sempat melawan sebelum akhirnya salah seorang pelaku mengeluarkan senpi berwarna silver dan meminta korban tetap ditempat dan jangan berteriak.

Informasi yang dihimpun Radar Lamsel, kejadian berlangsung ketika korban pergi ke ladang untuk melihat tanaman jagung miliknya dengan mengendarai sepeda motor. Berselang 15 menit datang dua kawanan pelaku dan langsung menuju sepeda motor korban yang terparkir berjarak 50 meter.

BACA :  Ratusan Simpatisan Kawal Pengembalian Berkas Nanang

Melihat dua orang mencurigakan, Turiman bergegas menghampiri dan sempat ingin melakukan perlawanan. Namun niat tersebut urung dilakukan lantaran salah seorang pelaku menodongkan senpi mengarah tepat dikepala korban. “Sempat ingin melawan, tapi saya takut karena ditodong pakai pistol,” ujar Turiman, kemarin.

Turiman lantas tak bisa berbuat banyak selain terdiam untuk menyelamatkan jiwanya. Ia juga tak dapat berbuat banyak melihat Honda Beat miliknya dibawa kabur. Setelah berjarak kurang lebih 200 meter Turiman baru berteriak minta pertolongan.

Teriakan Turiman didengar Mbah Mul (60) yang berada tak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP). Mbah Mul berusaha mencegat laju kendaraan dengan menggunakan senggetan sawit miliknya. Namun lagi-lagi usaha yang dilakukan mbah mul sia-sia usai dirinya ditodong dengan senpi. “Ciri pelaku yang bawa pistol, bertubuh kurus tinggi dan memakai baju dengan corak garis putih,” terangnya.

BACA :  Pagar Pengaman Kendaraan Pasar Inpres Dicopot

Dari data yang dihimpun Radar Lamsel, aksi kriminalistas semacam ini sudah sering terjadi. Sasarannya, para petani yang tengah berada di ladang yang notabennya sepi dari keramaian.

Sehari sebelumnya pembegalan terjadi di Way Sulan, adalah  Cici Almada Elvira (16) menjadi korban aksi pembegalan di Desa Karang Pucung Kecamatan Way Sulan, Minggu (11/6) sekitar pukul 10.15 WIB .ditengah jalanan sepi korban dipepet dan ditendang hingga tersungkur sebelum akhirnya motor Honda Beat berwarna merah putih dengan Nopol BE 5470 OM dibawa kabur oleh kedua pelaku. (ver)

BAGIKAN