Awasi Gerak-Gerik Anak!

286

Hindari Kekerasan Seksual Terhadap Anak

KALIANDA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mengimbau kepada masyarakat khusunya para orang tua untuk berperan aktif melakukan pengawasan terhadap anak-anak, baik saat berada dirumah maupun dilingkungan bermain.

Pengawasan itu dilakukan sebagai upaya antispasi mencegah terjadinya tindakan negatif yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, seperti halnya kekerasan seksual terhadap anak.

Imbauan itu disampaikan Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan Yusri, SE, MM, mewakili Plt. Bupati Lamsel Nanang Ermanto, pada acara sosialisasi pencegahan dan pemberantasan kekerasan seksual terhadap anak, di Aula Sebuku, rumah dinas bupati Lamsel, Kamis (18/10).

“Melakukan pengawasan terhadap anak itu penting sekali agar anak-anak terhindar dari tindakan-tindakan yang menyimpang seperti pelecehan seksual dan tindakan kekerasan terhadap anak. Maka dari itu, kita sebagai orang tua harus peka terhadap gerak-gerik anak dan harus tahu siapa teman bermainnya. Intinya jangan sampai lengah dan terkesan cuwek terhadap anak,” ujar Yusri.

BACA :  1.793 Pelanggar, 5 Meninggal Dunia

Yusri menuturkan, pemerintah daerah berharap kasus kekerasan terhadap anak diwilayah Kabupaten Lampung Selatan harus bisa terus ditekan. Untuk menghindari hal-hal negatif tersebut, lanjut Yusri, kuncinya adalah anak-anak harus terbuka dengan orang tua. “Artinya, setiap mendapatkan perlakuan yang tidak pantas dari seseorang saat berada diluar rumah, anak-anak harus cerita kepada orang tua, jangan diam saja,” terangnya

Dalam kesempatan, Yusri berpesan kepada para peserta sosialiasi agar dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan serius dan menyimak apa yang disampaikan oleh narasumber. “Apa yang disampaikan narasumber harus benar-benar disimak. Karena acara sosialiasi ini penting demi keselamatan kalian semua, khususnya para pelajar yang mulai beranjak dewasa,” katanya.

BACA :  BMKG Perdiksi Musim Hujan Turun Oktober

Sementara itu, Plt. Kabag BMS Setkab Lamsel A. Kholil selaku penyelenggara kegiatan menjelaskan, digelarnya sosialisasi tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman sedini mungkin kepada pelajar, guru, dan orang tua siswa, tentang pencegahan dan pemberantasan kekerasan seksual terhadap anak.

Menurutnya, sosialisasi tersebut penting dilakukan mengingat akhir-akhir ini cukup banyak kekerasan seksual yang terjadi di Indonesia, tak terkecuali di Kabupaten Lamsel. “Intinya para guru dan orang tua siswa harus selalu waspada, dan jangan selalu percaya kepada orang lain untuk mengajak anak-anak kita bermain, apalagi orang tersebut baru dikenal,” pungkasnya. (iwn)

BAGIKAN