Bagikan Kopi Gratis hingga Beri Edukasi Seputar Dunia Kopi

650
Idho Mai Saputra – Barista dari KPKL sibuk melayani pengunjung yang datang dalam acara ‘Seduh Seru’ di lapangan Korpri Pemkab Lamsel, kemarin.

Dari Serunya Acara Seduh Seru KPKL di Kota Kalianda

Komunitas Penikmat Kopi di Lampung (KPKL) menggelar kegiatan ‘Seduh Seru’ di lapangan Korpri Pemkab Lampung Selatan, Minggu (20/11) kemarin. Selain sebagai ajang kumpul bareng dan membagikan kopi gratis kepada masyarakat, ajang itu juga sebagai sosialisasi kepada masyarakat jika kopi adalah minuman yang memiliki kelas. Seperti apa keseruannya ?

Laporan Idho Mai Saputra, KALIANDA

Mendengar kata-kata kopi, mungkin sebagian masyarakat khususnya para pecinta minuman ini langsung tergiur akan aroma dan rasa khasnya. Apalagi, Lampung merupakan salah satu daerah penghasil kopi yang cukup di kenal se-antero nusantara.

Namun, sebagaian masyarakat banyak yang belum mengetahui berbagai cara penyajian kopi yang bisa menambah cita rasa kopi semakin nikmat. Ya, KPKL yang merupakan kumpulan pemilik kedai kopi, barista (penyeduh kopi), roaster (penyangrai kopi), grader (penilai kualitas kopi) di Provinsi Lampung memperkenalkannya langsung kepada masyarakat lebih dekat dengan kegiatan yang mereka sebut ‘Seduh Seru’.

Kali ini, empat kedai dan caffe kopi di Lamsel yakni Kedai Kopi Pacar Hitam, Kalibata Cafe, Kopi Kayu dan Caffeine menjadi tuan rumah dalam ajang kegiatan tersebut. Tampak para pemuda dengan menggunakan pakaian rapi layaknya barista di sebuah cafe-cafe ternama berjajar menawarkan kopi kepada para pengunjung.

BACA :  Pastikan 150 Paket DPUPR Proses Lelang

KPKL yang sebagian besar terdiri dari sekumpulan anak muda itu mulai melakukan sosialisasi dan memperkenalkan berbagai jenis kopi yang ada di Indonesia. Bahkan, mereka menyediakan 400 cup kopi gratis dengan dua jenis penyajian yakni robusta dan arabika.

Menurut salah seorang anggota KPKL Arie Oktara, ajang kegiatan seduh seru rutin digelar setiap tiga bulan sekali. Tujuannya, tidak lain sebagai ajang silaturahmi serta memberikan edukasi mengenai kopi kepada masyarakat.

“Kita memang bisa dibilang baru terbentuk. Seduh seru ini juga baru tiga kali kami gelar. Dua kali di Kota Bandarlampung dan sekarang ini di Lamsel menjadi kabupaten pertama yang kami kunjungi,”kata owner Kedai Kopi Pacar Hitam Kalianda ini, disela kegiatan.

Dia menjelaskan, setidaknya ada 40an anggota KPKL yang ikut meramaikan kegiatan tersebut. Tidak lupa, pakaian rapi wajib dikenakan anggota sebagai salah satu simbol bahwa kopi memiliki kelas.

“Mungkin kalau di wilayah kabupaten masih aneh melihat penyeduh kopi mengenakan pakaian rapi. Tetapi, inilah dunia kopi. Di luar negeri, kopi merupakan minuman yang memiliki kelas dan cita rasa yang khas,”imbuhnya.

BACA :  Saldo Rp 30 Jutaan, Kasilah Boyong Avanza Baru

Selain seagai ajang kumpul bareng dan silaturahmi antar pecinta kopi, KPKL juga siap memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai jenis-jenis kopi dan beberapa cara penyajian kopi agar cita rasa tetap terjaga.

“Disini, pengunjung bisa langsung melihat cara menyeduh kopi dengan menggunakan berbagai peralatan yang dibilang sudah moderen. Kami juga siap menjawab pertanyaan masyarakat seputar dunia kopi. Karena, disini kami membawa berbagai jenis kopi dari beberapa daerah seperti kopi Toraja, Flores, Bali, dan tidak lupa produk lokal Lampung dan Ulu Belu. Yang pasti, jangan pernah ada gula dalam penyajiannya,”pungkasnya.

Sementara itu, salah satu pengunjung Dhita Arjun yang merupakan salah seorang pecinta kopi sangat senang dengan adanya kegiatan tersebut. Sebab, dari ajang kumpul bareng itu bisa menambah pengetahuan dan informasi seputar dunia kopi.

“Seru banget acara ini. Apalagi, kita bisa minum kopi gratis. Artinya, Kalianda ini bisa dikatakan menjadi kota yang cukup maju. Karena apa, sudah ada empat kedai kopi yang lumayan lengkap dalam menyediakan menu kopi nusantara,”pungkas Dhita. (*)

BAGIKAN