Banjir Melanda Tiga Desa di Kecamatan Penengahan

431

PENENGAHAN – Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Penengahan menyebabkan banjir di tiga desa wilayah setempat, Sabtu (1/11/2018). Desa yang terkena banjir adalah Desa Pasuruan, Kekiling, dan Kuripan.

Informasi yang dihimpun Radar Lamsel banjir yang menggenangi sejumlah rumah warga itu berlangsung selama hampir dua jam. Tepatnya sekitar pukul 5.00 – 6.30 WIB.

Kepala Desa Kekiling, Idham Husni, mengatakan bahwa banjir tersebut dipicu oleh hujan deras yang menyebabkan aliran sungai di desa setempat meluap.

BACA :  Penengahan ‘komit’ Tingkatkan Derajat Kesehatan

“Banjir disebabkan oleh limpahan air yang berasal dari gunung,” katanya Idham saat dihubungi.

Sementara itu, dua dusun di Desa Pasuruan juga terkena terjangan banjir. Kepala Desa Pasuruan, Kartini, mengatakan banjir yang melanda Dusun Pasuruan Bawah dan Dusun Sumbersari itu disebabkan oleh volume air akibat curah hujan yang deras dini hari tadi.

“Banjirnya setinggi mata kaki orang dewasa. Beruntung tidak ada korban, hanya kerusakan perabotan rumah tangga saja,” katanya.

Sementara itu, Dusun Sekurip dan Banyu Urip, Desa Kuripan menjadi titik yang cukup parah. Kepala Dusun Sekurip, Bahtiar, mengatakan genangan air menyerang lahan perkebunan dan pertanian milik warga setempat.

BACA :  Kodim Gembleng Anggota Paskibraka

“Belum kami data, tapi perkiraan ada 8 hektar yang terkena banjir, itu melalui lahan padi, jagung, dan sebagainya,” ucapnya.

Selain lahan pertanian dan perkebunan, banjir juga menyerang fasilitas umum berupa jalan penghubung menuju ke desa lain.

“Ada jalan timbunan menuju Dusun Pahabung, Desa Ruang Tengah yang terputus,” katanya. (rnd)

BAGIKAN