Baru 605 KPM Undur Diri dari PKH

363
Ist – Kepala Dinas Sosial Lamsel Dulkahar dalam rapat rekonsiliasi BPNT yang digelar oleh Dinsos bersama pihak terkait, Rabu (13/3).

Asa Dinsos, 2019 Tembus 1.000 KPM Tanggalkan Status Miskin

KALIANDA – Apresiasi patut diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan yang telah berani keluar dari program yang diperuntukan bagi rakyat miskin tersebut.

Sejauh ini upaya Dinas Sosial Lampung Selatan dan Pendamping PKH perlahan berhasil menggugah sebanyak 605 KPM yang undur diri lantaran dianggap tak lagi layak menerima KPM.

Kepala Dinas Sosial Lampung Selatan Dulkahar A.P M.Si mengatakan, warga yang memilih gradasi atau keluar dari PKH bervariatif.

“ Ada yang tadinya miskin lalu sudah berhasil bangkit dan hidup berkecukupan, ada pula hasil kerja teman-teman pendamping yang meminta para penerima KPM yang kaya untuk menanggalkan PKH. Lalu ada juga yang sadar dengan sendirinya tanpa ada paksaan untuk meninggalkan PKH,” ujar Dulkahar kepada Radar Lamsel, Rabu (13/3).

BACA :  Empat Verifikator Buka Suara, Kecuali Titik Sutriningsih

                Dulkahar mengatakan, terhitung sejak tanggal 7 Februari 2019 KPM PKH yangg telah keluar atau gradasi mandiri mencapai 605 KPM. Pencapaian ini, kata dia, diharap terus bertambah tiap bulannya.

“Dengan kesadaran dan keikhlasan dari KPM yg sudah mampu atau memang sudah kaya agar dapat mementingkan keluarga miskin yang lebih layak mendapat bantuan. Maka dibutuhkan ketegasan dari semua pihak terkait agar PKH ini benar-benar tepat sasaran,” kata dia.
          Mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Lamsel ini menuturkan, pihaknya bekerjasama dengan Pendamping PKH Lamsel terus berupaya agar penerima PKH yang tak layak untuk segera gradasi.

“ Karenanya dalam setiap kesempatan saat turun ke desa-desa kami selalu komunikasikan dan memberi pemahaman kepada masyarakat. Termasuk dalam Musrenbang beberapa waktu lalu kami juga bahas soal ini, hasilnya tidak begitu mengecewakan terdapat 605 KPM yang keluar. Kami juga berterima kasih sebab ada peran serta masyarakat yang melaporkan ketidak tepatan PKH tersebut sehingga pendamping PKH mudah melakukan penindakan,” sebut dia.

BACA :  Posyandu Gratis Untuk Balita, Ibu Hamil, dan Lansia

Bicara kinerja dan target tiap tahun, tentu Dinsos Lamsel punya target terhadap pencapaian gradasi KPM PKH? Menjawab pertanyaan Radar, Dinsos Lamsel kata Dulkahar punya asa untuk menutup tahun 2019 ini pencapaian KPM yang undur diri dari PKH bisa menyentuh angka 1.000 KPM.

“ 1.000 KPM bukan hal yang mustahil. Maka itu tadi, perlu kerjasama dan ketegasan baik dari masyarakat penerima juga dari sosialisasi pendamping. Kalau sudah 1.000 KPM yang gradasi bukan tidak mungkin Lamsel dapat reward dari Kementerian Sosial karena itu prestasi bersama,” tandasnya. (ver)