BAZNAS Salurkan Bantuan, Kecamatan Kalianda akan Galang Dana

627
Idho Mai Saputra – Camat Kalianda Eriansyah, SH., MM., didampingi Ketua BAZNAS Burhanuddin, S.H.I., menyerahkan bantuan dana dari BAZNAS Lamsel kepada Khoirudin orang tua Ahmad Fauzan dikediamannya, kemarin.

Bantu Ahmad Fauzan Penderita Hisprung dan Jantung Bocor

Bantuan untuk biaya operasional pengobatan Ahmad Fauzan Albani (4) pengindap penyakit hisprung (tidak memiliki syaraf di anus’red) dan jantung bocor mulai mengalir. Selain dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Lampung Selatan, Pemerintah Kecamatan Kalianda akan mengupayakan bantuan dari berbagi pihak.

Laporan IDHO MAI SAPUTRA, KALIANDA

ANAK kedua dari pasangan suami istri (pasutri) Khairuddin dan Eliya, warga Dusun 1 RT 01 Desa Kesugihan, Kecamatan Kalianda kondisinya cukup memprihatinkan. Penyakit bawaan lahir sejak empat tahun silam membuat Ahmad Fauzan tidak bisa beraktifitas seperti anak seusianya yang bebas bermain menikmati masa kecil.

Saat Radar Lamsel bersama Ketua BAZNAS Burhanuddin, S.H.I., serta jajaran, Camat Kalianda Erdiansyah, SH., MM., Kepala Puskesmas Kalianda dr. Johardi dan Kades Kesugihan Mukhlisin, mengunjungi kediamannya, balita itu hanya bisa duduk dipangkuan sang ayah, Kamis (9/2) kemarin.

Tampak jelas terlihat wajah pucat dan pandangan yang kosong dari raut wajah Ahmad Fauzan. Besar harapan sang ayah bisa merujuk anaknya ke RS. Cipto Mangun Kusumo Jakarta agar buah hatinya bisa hidup normal layaknya orang biasa.

BACA :  Korban Api Obor Siswa SMP Pembangunan Kalianda

Namun apalah daya. Meskipun biaya pengobatan telah ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah, tapi biaya operasional yang digunakan untuk menunggu sang anak selama operasi itu cukup besar. Sehingga, keluarga terpaksa menunda rujukan Ahmad Fauzan untuk menjalankan operasi ke Jakarta.

“Surat rujukan dari Rumah Sakit Umum Abdoel Moeloek (RSUAM) sudah kami dapatkan. Tetapi, yang kami fikirkan adalah biaya operasional selama menunggu anak kami dirawat di rumah sakit. Karena, gambaran yang kami dapatkan bisa lebih dari tiga bulan di rawat disana. Kami tidak punya uang untuk menanggung biaya hidup disana,”ungkap Khoirudin, kemarin.

Besar harapannya ada uluran tangan dari para dermawan. Sehingga, bantuan dana yang diberikan bisa digunakannya untuk membawa anaknya menjalani operasi sesuai rujukan dari (RSUAM).

“Saya sudah sangat berterimakasih dengan perhatian dari pemerintah. Ini sangat bermanfaat. Apabila bantuan yang di dapatkan dirasa cukup, secepatnya akan langsung saya bawa anak saya operasi ke Jakarta,”imbuhnya.

Ketua BAZNAS Burhanuddin mengungkapkan, bantuan dana yang diberikan memang tidak besar. Namun, dia berharap itu bisa meringankan beban yang di derita oleh keluarga.

BACA :  Bantuan Kapal Nelayan Korban Tsunami Segera Turun

“Tidak menutup kemungkinan kami akan memberikan bantuan yang serupa. Karena, disini kami hanya mengelola uang zakat yang bersumber dari pegawai ASN. Yang pertanggungjawabannya memang harus dilaporkan. Karena, masih banyak masyarakat yang perlu dibantu,”ujar Burhanudin.

Dirinya mengaku sangat prihatin atas beban yang diderita oleh keluarga Khoirudin. Dia berharap, mudah-mudahan masih banyak orang-orang yang perduli dan memberikan bantuannya kepada Ahmad Fauzan.

“Kami akan mendoakan agar Ahmad Fauzan selalu diberikan kekuatan dan penyakitnya bisa diangkat oleh Allah SWT. Agar, dia bisa menikmati kehidupan normal seperti anak seusianya,”imbuhnya.

Sementara itu, Camat Kalianda Erdiansyah akan terus mengupayakan bantuan dari berbagai pihak. Termasuk dari eks-PNPM melalui bantuan sosial dan juga penggalangan dana dari PKK Kecamatan Kalianda.

“Jika keluarga berkenan, dari kelompok komunitas peduli Lamsel juga akan kami libatkan untuk penggalangan dana. Agar, dana yang dibutuhkan cepat terkumpul dan Ahmad Fauzan bisa segera di rujuk ke Jakarta,”tegas Erdi. (*)

BAGIKAN