BAZNAS Targetkan 500 Paket Sembako Per Desa

483

KALIANDA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lampung Selatan menargetkan bakal menyalurkan 500 paket sembako untuk setiap desa pada Bulan Ramadhan 1439 Hijriah tahun 2018 ini. Itu dilakukan agar warga kurang mampu bisa merasakan keberadaan pemerintah benar-benar ada ditengah masyarakat.

Hal ini ditegaskan Ketua BAZNAS Lamsel Burhanuddin, SHI kepada Radar Lamsel, kemarin. Pihaknya bakal semaksimal mungkin melakukan sosialisasi dan mengajak warga yang mampu untuk membayarkan zakat pada BAZNAS. Sehingga harapan untuk menggelontorkan paket sembako bisa direalisasikan.

“Tahun lalu kita mampu menyalurkan 300 paket sembako setiap desa. Tahun ini akan kita tingkatkan menjadi 500 paket sembako untuk setiap desa,” ungkap Burhanuddin kepada Radar Lamsel.

BACA :  KKI Dituntut Tekan Laju Pertumbuhan Penduduk

Dia menambahkan, sumber dana untuk pembelian paket sembako tersebut merupakan hasil infak dan shodakoh yang dikumpulkan oleh Baznas dari perorangan, kelompok, pengusaha dan para pegawai serta masyarakat umum yang menyalurkan zakatnya ke BAZNAS.

“Dari hasil zakat, infak dan sodakoh selama 1 tahun yang dikumpulkan pada BAZNAS ini yang akan kami salurkan. Maka saya ajak warga Lamsel untuk mempercayakan BAZNAS dalam penyalurannya. Insya Allah kami amanah,” imbuhnya.

Pihaknya optimis target tersebut bisa terlaksana. Sebab, uang zakat yang ada di BAZNAS Lamsel sampai saat ini sudah terkumpul sebanyak Rp1 miliar lebih. Namun, kami tetap bekerja ekstra supaya target ini bisa tembuh pada saatnya nanti,” terangnya.

BACA :  Uji E-Money dalam Smart SIM Enam Bulan

Lebih lanjut Burhanudin mengungkapkan, pembagian paket sembako tersebut rencanamya akan dilakukan oleh tim yang di bentuk. Sehingga, bantuan paket sembako ini bisa sampai kepada mereka yang membutugkan.

“Nanti,  pembagian paket sembako bisa melalui door to door supaya benar-benar dierima oleh para kaum yang membutuhkan. Kami ingin dengan tambahan jumlah paket sembako tiap desa tidak ada lagi warga yang merasa iri karena tidak dapat sembako,” pungkasnya. (idh)

BAGIKAN