Bebaskan Pantai dari Sampah

254

Optimalkan Fungsi Sapta Pesona

KALIANDA – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Lampung Selatan secara maraton gencar melakukan gerakan kebersihan disejumlah destinasi wisata yang ada dikabupaten gerbang Krakatau ini.

Baru-baru ini pihak Disparbud melakukan aksi bersih pantai di objek wisata Kedu Warna Kalianda bersama para pejabat pemerintah Kabupaten Lampung Selatan yang dipimpin langsung oleh Plt. Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto.

Dalam kesempatan itu, Plt. Bupati Nanang Ermanto mengatakan, untuk menumbuhkan rasa kepedulian terhadap kebersihan pantai memang tidaklah mudah, terkadang masih banyak orang yang berkujung ke pantai membuang bungkus-bungkus bekas makanan secara sembarangan. “Oleh karena itu, agar lokasi pantai dapat terus terjaga kebersihannya, sebagai orang yang peduli dengan kebersihan, kita harus mengawalinya untuk  menumbuhkan rasa kepedulian terhadap kebersihan pantai,” kata Nanang Ermanto.

Dia menuturkan, jika semua lokasi wisata pantai yang ada di Lamsel tercemar oleh sampah, maka hal itu akan berdampak terhadap industri wisata dikabupaten Lampug Selatan. “Pencemaran sampah dipantai memang sebagian besar itu terjadi oleh prilaku manusia yang kurang peduli dan kurangnya kesadaran akan kebersihan,” ujarnya.          Untuk itu, Nanang mengajak semua lapisan masyarakat agar mendukung program-program pengembangan objek wisata di Lamsel yang dilakukan oleh pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan setempat. “Harus kita dukung dinas pariwisata dalam upaya mengembangkan potensi-potensi wisata yang ada, salahsatunya dengan menggerakan budaya bersih pantai seperti yang kita laksanakan ini,” ungkapnya.

BACA :  Pertengahan Oktober, 13 Kades Terpilih Disumpah

Kepala Disparbud Lamsel Yuda Sukmarina mengatakan, aksi bersih pantai yang  bertemakan “Jalin Silaturahmi Melalui Peduli Wisata Dalam Mengoptimalkan Fungsi Sapta Pesona”, itu, bertujuan untuk membebaskan objek wisata pantai dari sampah serta sebagai sarana sosialisasi kepada masyarakat, agar mau secara bersama-sama menjaga kebersihan pantai.

“Aksi bersih pantai tidak hanya kami lakukan di pantai kedu warna saja, tetapi juga hampir di semua objek wisata pantai yang ada di Lamsel seperti di pantai minangrua dan belebu, pantai alau-alau, teluknipah, pulau mengkudu, dan pantai pulau Sebesi. Insya Allah kegiatan bersih pantai ini akan terus kami laksanakan secara terjadwal, yang pastinya akan diagendakan di seluruh destinasi wisata yang ada,” terang Yuda Sukmarina kepada Radar Lamsel melalui sambungan telepon, Minggu (18/11).

BACA :  Optimis Silpa Menurun Ketimbang Tahun Lalu

Dijelaskannya, dalam setiap aksi bersih pantai yang dilaksanakan, semua peserta aksi turun langsung memungut sampah tanpa terkecuali. Menurutnya sampah-sampah yang dibersihkan berupa sampah organik seperti sisa tempurung kelapa muda, kayu dan lain sebagainya. Serta sampah plastik yang tercecer di pingiran pantai.

“Inti dari aksi bersih pantai ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada semua dalam menciptakan kebersihan pada lokasi objek wisata. Karena, dengan suasana pantai yang bersih, dapat menarik perhatian wisatawan, serta memberikan contoh aktif kepada para pegunjung untuk dapat ikut serta menjaga kebersihan objek wisata, khususnya destinasi di Kabupaten Lampung Selatan,” terangnya.

Yuda menambahkan, kegiatan bersih pantai dapat dilakukan secara rutin tidak hanya oleh dinas instansi terkait saja, namun juga pihak lain sebagai upaya menciptakan objek wisata yang bersih. “Jika pantai bersih pengunjung juga kan akan meningkat, sehingga akan berdampak pada meningkatnya ekonomi masyarakat setempat dan juga daerah,” pungkasnya. (iwn)

BAGIKAN