Bela Negara Menjadi Tanggung Jawab Bersama

265

GEDONGTATAAN – Kesadaran bela negara menjadi hal urgen untuk ditanamkan sebagai landasan sikap mental dan perilaku warga negara. Hal ini merupakan bentuk revolusi mental sekaligus untuk membangun daya tangkal dalam menghadapi kompleksitas dinamika ancaman sekaligus untuk mewujudkan ketahanan nasional.

Hal itu disampaikan Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona saat menghadiri upacara peringatan Hari Bela Negara Ke-70 yang dilaksanakan di halaman Pemkab setempat yang menurutnya kesadaran bela negara dapat diaktualisasikan dalam peran dan profesi setiap warga negara.

BACA :  Janda Buruh Cuci Masuk Daftar Penerima Bantuan Tahun Depan

“Oleh karena itulah, saya berharap agar para kader bela negara untuk dapat menyebarkan nilai-nilai bela negara kepada lingkungannya masing-masing, sehingga bela negara menjadi kesadaran nasional dan gerakan nasional, sebagai bentuk tanggungjawab kita semua dalam mempertahankan negara dan menjaga kelangsungan hidup negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945,” ujarnya, Senin (17/12).

Dikatakanya, peringatan hari bela negara ini dilaksanakan di seluruh pelosok tanah air. Dimana pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangun kesadaran bersama bahwa kelangsungan hidup kita sebagai bangsa adalah totalitas dari seluruh kekuatan rakyat.

BACA :  Pemkab Pesawaran Sampaikan Tiga Ranperda

“Dengan kekuatan rakyat maka bangsa ini akan mampu menghadapi segala ancaman dan tantangan. Itulah esensi dari sistem pertahanan rakyat yang terbukti dalam sejarah bisa membuat Negara ini berdiri tegak,” tandasnya. (Rus)

BAGIKAN