BPPRD Buka Layanan WP-PBB di Arena Musrenbangcam

159

KALIANDA – Kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam), di Kabupaten Lampung Selatan yang mulai dimulai sejak Senin (11/2) lalu, tidak hanya difokuskan dengan penyerapan aspirasi masyarakat saja.

Tetapi, dalam kegiatan musyawarah yang dilakukan pemerintah daerah bersama masyarakat Lampung Selatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun itu, juga dibarengi dengan pemberian pelayanan kepada masyarakat oleh masing-masing dinas/intansi yang memiliki berbagai produk pelayanan secara gratis.

Seperti yang dilakukan oleh Badan Pengelolaan Pajak dan Retrebusi Daerah (BPPRD) Lampung Selatan ini.

Melalui kegiatan tersebut, instansi yang mengurusi soal pengelolaan pajak dan retrebusi daerah dikabupaten gerbang krakatau ini, membuka stand layanan pembayaran pajak PBB P-2 dan pendaftaran wajib pajak baru bagi warga, dilokasi tempat digelarnya kegiatan musrenbang, dilapangan Desa Margorejo, Kecamatan Jati Agung, Selasa (12/2).

BACA :  Korban Api Obor Siswa SMP Pembangunan Kalianda

Sekretaris BPPRD Lamsel Achmad Sutiono, mewakili Plt. Kepala BPPRD Lamsel Badruzzaman mengatakan, dalam kegiatan pelayanan tersebut, pihaknya mengandeng Bank Lampung Kalianda, salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Lampung yang mengurusi soal setor-menyetor uang pajak yang dihasilkan oleh pemkab Lampung Selatan.

“Pelayanan yang kami hadirkan untuk masyarakat di Kecamatan Jati Agung ini, sebagi bukti komitmen BPPRD Lamsel dalam memaksimalkan penerimaan pembayaran PBB P2 dari para wajib pajak dikabupaten Lampung Selatan.

Ini merupakan salah satu ajang edukasi kepada masyarakat Lamsel, bahwa pembayaran PBB P2 semakin mudah dilakukan,” ujar Achmad Sutiono kepada Radar Lamsel.

BACA :  Emas 24 Karat Diprediksi Tembus Rp 700 Ribu per Gram

Dikatakannya, untuk melakukan pembayaran PBB P2, wajib pajak diberikan kemudahan tanpa harus membawa berbagai macam persyaratan, cukup membawa NOP (Nomor Obyek Pajak) petugas sudah bisa langsung memproses pembayaran PBB P2 tersebut.

“Selain membuka pelayanan pembayaran PBB, kami juga melayani masyarakat yang ingin mendaftarkan diri sebagai wajib pajak baru,” katanya.

Dengan dibukanya stand layanan pembayaran PBB disetiap acara musrenbang, lanjut Ahmad Sutiono, diharapkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor PBB P2 tahun 2019 dapat terpenuhi secara maksimal.

“Kegiatan pelayanan ini akan kami laksanakan secara berkelanjutan, ditiap-tiap kecamatan selama berlangsungnya acara musrenbang tingkat kecamatan tahun 2019,” pungkasnya. (iwn)

BAGIKAN