Cegah Radikalisme Melalui Wawasan Kebangsaan

17
David Zulkarnain – Kegiatan pertemuan tematik “Pemebedayaan Pemuda dan Perempuan dalam Rangka Pemahaman Wawasan Kebangsaan dan Pencegahan Radikalisme” yang dilaksanakan oleh Forum Keserasian Sosial Desa Rejo Mulyo, Kamis (5/12).

PALAS – Lemahnya pemahaman wawasan kebangsaan menjadi salah satu timbulnya aksi radikalisme yang muncul di lingkungan masyarakat. Radikalisme ini akan berdampak begitu besar, seperti ketakutan, kehancuran, dan tak jarang menelan banyak korban.

          Hal tersebut diutarakan oleh Ketua Forum Keserasian Sosial Desa Rejo Mulyo, Kecamatan Palas  Sutrino pada saat menggelar pertemuan tematik yang bertema  “Pemberdayaan Pemuda dan Perempuan Dalam Rangka Memberikan Pemahaman Wawasan Kebangsaan dan Pencegahan Radikalisme, Kamis (5/12).

          Dalam kesempatan tersebut, Sutrisno mengatakan latar belakang munculnya radikalisme, salah satunya disebabkan lemahnya cara pandang untuk untuk mewujudkan keserasian sosial di dalam berkehidupan bermasyarakat yang terdiri dari beragam suku, ras, dan agama.

BACA :  Dinas Koperasi Akan Bina LKM DAPM

          “Muculnya radikalisme disebabkan lemahnya wawasan kebangsaan masyarakat untuk mewujudkan keserasian sosial didalam kehidupan bermasyatakat,” ujar Sutrisno kepada Radar Lamsel, di sela kegiatan tersebut.

          Sutrisno menerangkan, dalam petemuan tematik yang diikuti oleh 100 perserta yang didominasi pemuda itu. Pihaknya memberikan pemahaman kepada pemuda untuk mewujudkan hidup bermasyarakat tanpa membedakan latar belakang suku, ras, agama, bahkan status pendidikan.

          “Dalam kegiatan ini kami memberikan pemahaman wawasan kebangsaan kepada pemuda terkait cara pandang di dalam kehidupan yang bermasyarakat yang beragam ini,” ucapnya.

          Lebih lanjut Sutrisno menjelaskan pihaknya juga memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk dalam menjalai kehidupan berkeluarga agara terhidar dari kekerasan anak dan perempuan.

BACA :  Koramil Ajak Millenial Taman Pohon

          “Muculnya radikalisme ini bisa juga datang dari orang terdekat, seperti pendidikan keluarga dalam medidik anak, dan ini harus dipahami masyarakat agar tidak terjadi radikalisme,” sambungnya.

          Sementara itu Camat Palas Rika Wati yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengharapkan Forum Keserasian Sosial ini dapat bersenergi kepada pemerintah desa. Kedepaanya Forum Keserasian Sosial ini juga harus terbentuk di setiap desa untuk mencegah timbulnya kekerasan kepada anak dan perempuan yang berujung pada timbulnya aksi radikalisme.

          “Harapan kami Forum Keserasian sosial ini dapat terbentuk di setiap desa sebagai upaya untuk menekat radikalisme di Kecamatan Palas,” harapnya. (vid)

BAGIKAN