CSR PT. KAI untuk Warga Terdampak Banjir

16
Kemas Yogi - Penyerahan CSR secara simbolis kepada perwakilan warga Desa Tanjung Sari di Aula Kecamatan Natar, Selasa (6/8).

NATAR – Setelah beberapa kali pertemuan, akhirnya PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre IV Tanjung Karang menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) kepada warga Dusun Batupuru, Desa Tanjung Sari untuk pembuatan drainase serta normalisasi selokan penyebab banjir. 

Humas PT KAI Divre IV Tanjung Karang Sapto Hartoyo mengatakan, selain untuk drainase pihaknya juga menyalurkan CSR kepada pengurus Mushola At-Taqwa Dusun Sidoharjo, Desa Negararatu. “Total Rp 60 juta lebih, Rp 34 juta untuk drainase dan Rp 32 jutaan untuk mushola,” ungkapnya kepada Radar Lamsel, Selasa (6/8). 

BACA :  Ribuan Warga Hajimena Ikuti Jalan Sehat

Menurutnya, Penyaluran dana tersebut telah sesuai dengan visi dan misi PT KAI yang berkomitmen untuk memberikan layanan sosial melalui kegiatan CSR melalui berbagai program, baik Community Relations maupun Kemitraan dan Bina Lingkungan. “Program Community Relations (CR) merupakan bagian CSR KAI yang bertugas mengelola hubungan internal dan eksternal yang fokus pada pembinaan komunitas. Sedangkan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) merupakan wujud kontribusi perusahaan dalam pembangunan ekonomi bangsa,” urainya. 

Ia menambahkan, Bantuan CSR tersebut diberikan sebagai bentuk tanggung jawab sosial PT Kereta Api terhadap masyarakat, diharapkan bantuan yang diberikan ini bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat yang sesuai standard kelayakan. “Pemberian bantuan juga telah melalui proses survey yang dilaksanakan oleh tim CSR PT KAI Divre IV Tanjung Karang dan mereka dinyatakan memenuhi syarat untuk diberikan bantuan,” tuturnya.

BACA :  Perangi DBD, Satu Rumah, Satu Kader Jumantik

Sementara itu, Plh Sekcam Natar Suridharia menambahkan CSR diharapkan benar-benar bisa membantu masyarakat Dusun Batupuru yang sering mengeluhkan kerusakan jalan disekitar pemukimannya. “Mudah-mudahan dengan CSR ini bisa benar-benar mengurai masalah yang ada,” pungkasnya. (Kms)

BAGIKAN