Curanmor Terus Meneror Warga

989
Idho Mai Saputra – Rumah warga Lingkungan 04 Sukamandi yang berhasil dibobol maling dan membawa dua unti motor, kemarin.

Dua Unit Motor Warga Sukamandi Raib

KALIANDA – Aksi kriminalitas terus menteror warga di Kabupaten Lampung Selatan. Pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menjadi kasus yang paling sering terjadi.

Sasarannya tak hanya warga di pelosok wilayah. Warga di Kota Kalianda pun kerap dihantui para pelaku kriminalitas ini. Sebab, meski warga telah meningkatkan kewaspadaan dalam memarkirkan kendaraannya, para pelaku kriminalitas tetap saja semakin berani beraksi.

Contohnya kasus curanmor yang terjadi di Lingkungan 04 Sukamandi Kelurahan Bumiagung, Kecamatan Kalianda, Senin (27/2) kemarin. Dua unit motor milik Sulaiman (55) digondol perampok sekitar pukul 04.00 WIB.

Informasi yang dihimpun Radar Lamsel, diduga kuat pelaku masuk ke dalam rumah melalui pintu samping yang memang hanya di kunci dengan pengait atau grendel. Pasalnya, kunci grendel tersebut di dapati dalam keadaan rusak.

Alhasil, dua unit motor jenis Yamaha Vixion BE 4280 EO dan Honda Beat BE 4639 EF beserta satu unit handphone nokia dan reel pancing raib dibawa pencuri.

BACA :  Petikan SK Dewan Terpilih Sudah di Meja Gubernur

“Sekitar pukul 05.00 WIB waktu saya bangun tidur bersiap akan dagang saya kaget semua motor sudah tidak ada ditempat. Maka langsung saya bangunkan kedua orang tua saya untuk menanyakan hal ini,”ungkap Iman (29) di kediamannya, kemarin.

Menurut Sulaiman orang tua Iman, sebelumnya dia terbangun sekitar pukul 03.00 WIB. Dia masih mendapati kedua motor nya terparkir didalam rumah.

“Bisa dipastikan kejadiannya menjelang subuh. Karena, saya bangun jam 03.00 masih berada ditempatnya. Belum ada tanda-tanda ada orag diluar rumah,”kata Sulaiman.

Dia menjelaskan, kedua motor tersebut memang diparkirkan di dalam rumah yang dimasukkan melalui pintu samping rumah. Motor jenis Vixion masuk di dalam ruang tengah sementara Beat tepat di depan pintu samping.

“Kunci motor Beat memang ada diatas kulkas dekat motornya. Kalau Vixion, memang sengaja tergantung. Karena, memang parkir nya di dalam rumah,”terangnya.

BACA :  Dinsos Minta Desa dan Pendamping Saling Koordinasi

Korban mengaku akan segera melaporkan peristiwa tersebut kepada aparat yang berwajib. Namun, masih menunggu seorang anaknya yang tengah dalam perjalanan pulang dari Jakarta.

“Nanti kalau anak saya sudah tiba, baru akan melapor. Karena memang saya kurang paham mengenai urusan seperti ini. Tetangga juga sudah banyak yang bilang akan membantu,”tutupnya.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bumiagung TB. Muamar mengaku sangat prihatin atas kejadian kejahatan di wilayahnya. Dia berharap masyarakat bisa meningkatkan kepekaan terhadap tetangga.

“Ini untuk meminimalisir kejadian kejahatan. Maka, saya harap setiap warga harus peka terhadap kondisi lingkungannya. Kalau ada orang yang mencurigakan dan tidak dikenal, tanyakan apa keperluan dia ada di lingkungan kita. Serta, aktifkan kembali ronda malam untuk berjaga-jaga,”pungkas anggota Polsek Kalianda ini. (idh)

 

BAGIKAN