Dangkal, Petani Harapkan Saluran Irigasi Dinormalisasi

255

PALAS – Pendangkalan saluran irigasi menjadi kendala bagi petani. Selain menjadi penghambat air pada saat  musim kemarau, pendangkalan juga menyebabkan pemicu terjadinya banjir  saat musim hujan.

Hal tersebut dirasakan oleh sejumlah petani di Kecamatan Palas, khususnya di Desa Pulaujaya. Saluran irigasi yang menjadi andalan petani untuk mengairi lahan padi di wilayah setempat kini sudah tidak berfungsi lagi.

Bilal (51), salah satu petani  mengaku, akhir-akhir ini petani setempat mengalami kesulitan pengairan, penyebabnya kerena pendangkalan saluran irigasi persawahan. “Akibatnya pada saat musim kemarau debit air jadi berkurang dan pada saat  musim hujan sering menjadi pemicu banjir karena irigasi tidak mampu menampung air,” ujar Bilal kepada Radar Lamsel, Selasa (6/11).

BACA :  Dampak Kekeringan Meluas

Bilal melanjutkan, selain dari itu, yang menjadi keluhan petani setempat kurang maksimalnya pembersihan tanaman penggangu baik di tanggul maupun di saluran irigasi.

“Karena jarang dibersihkan, pada awal tahun lalu tanaman liar seperti kangkung yang tumbuh disaluran irigasi bisa setebal 2 meter. Sedangkan semak yang tumbuh ditanggul bisa menjadi tempat bersarang hama tikus kalau tidak dibersihkan,” terangnya.

Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sragi Jaya Desa Pulau Jaya Iskandar menjelaskan, di wilayah tersebut miliki saluran irigasi sepanjang 15 kilo meter dan sudah megalami pendangkalan.

BACA :  Lima Tahun Dikeluhkan, Pematangbaru Tingkatkan Badan Jalan

“Irigasi terhubung dengan Sungai Way Sekampung. Tidak hanya untuk mengairi Desa Pulaujaya, tapi juga Desa Baliagung, Bumidaya, Mekarmulya dan Bandanhurip,” ujarnya.

Menurut Iskandar, hal tersebut disebabkan kerena minimnya perawatan saluran irigasi dari petugas pengairan. Dalam waktu dekat, lanjut Iskandar, pihaknya akan berkonsultasi langsung kepada Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung untuk mencari solusi mengatasi masalah tersebut.

“Seperti diketahui yang berwenang menangani irigasi ini adalah Balai Besar. Harapan kami sebegai petani untuk dilakukan normalisasi saluran irigasi,” tutupnya. (vid)

BAGIKAN