Dari Aspirasi Masyarakat, Bandaragung Benahi Jalan Desa

312

SRAGI – Pemerintah Desa Bandaragung, Kecamatan Sragi terus berbenah dalam membangun desa untuk lebih maju. Ini terlihat dari berbagai upaya pembangunan dalam segala aspek yang dilakukan pemerintah desa setempat.

Dibawah kepemimpinan Samsul sebagai Kepala Desa (Kades) Bandaragung, aspirasi masyarakat-lah yang menjadi kunci dalam melakukan pembangunan demi kemajuan Desa Bandaragung.

Kepada Radar Lamsel, Samsul mengatakan, bergerak dari aspirasi masyarakat, ditahun 2018 pihaknya membangun jalan rigid beton sepanjang 1.382 yang difungsikan sebagai jalan lingkungan dan pertanian tambak udang.

“Semua pelaksanaan pembangunan bergerak dari aspirasi masyarakat. Dengan begitu pembangunan akan tercapai pada sasarannya,” ujar Samsul, Rabu (5/12).

Samsul memaparkan, bergulirnya Dana Desa (DD) tahap kedua telah dibangun jalan rigid beton dilingkungan Dusun Bunut Selatan sepanjang 747 meter dengan anggaran sebesar Rp 356 juta.

BACA :  Jenazah Pedagang Ambal Dipulangkan ke Bandung

“Dari aspirasi masyarakat, DD tahap kedua kami bergerak membangun jalan rigid beton di RT 1 dan RT 2, di Dusun Bunut Selatan dengan total panjang 747 meter sebagai jalan lingkungan masyarakat,” ujarnya.

Kemudian pada DD tahap ketiga, sebagai upaya untuk memajukan pertanian tambak, pembangunan rigid beton dilanjutkan di Dusun Kualajaya sepanjang 635 meter dengan lebar 2 meter dan ketebalan 0,10 meter dengan angaran Rp 191,8 juta.

“Sementara pada tahap ketiga ini kami membangun jalan lingkar Dusun Kualajaya untuk memperlancar akses pertanian tambak udang masayarakat,” ucapnya.

BACA :  Lokal Rusak, SMP PGRI Sragi Tutup!

Disisi lain, pada bidang pembangunan pemerintah desa bandar agung juga merealisasikan pembangunan warung desa (Wardes) yang menelan anggran Rp 142,6 juta.

Ditahun 2018, Samsul mejelaskan, pendapatan Desa Bandar Agung sebesar Rp 1,3 milyar yang dipecah untuk merealisasikan lima bidang program pembangunan desa.

Samsul menyebutkan,  kelima bidang program tersebut antara lain, bidang pemerintahan, bidang pembinaan, bidang pemberdayaan, bidang penyertaan Modal Bumdes dan yang menjadi fokus yaitu program pembangunan fisik.

“Berangkat dari aspirasi masyarakat kami fokus melakukan pembenahan infrastrutur jalan, dengan harapan dapar meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan desa,” tutupnya. (vid)

BAGIKAN