DD untuk 149 Desa Cair!

207
Ilustrasi Dana Desa

107 Desa Lambat Sampaikan Proposal

KALIANDA – Pemerintah Kabupaten Lampung (Pemkab) melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lamsel akhirnya menyalurkan anggaran Dana Desa (DD) tahap I ditahun 2019 ke masing-masing rekening milik 149 desa diwilayah Kabupaten Lampung Selatan.

          Penyaluran DD tahap pertama itu, dilakukan BKPAD Lamsel setelah 149 desa tersebut merampungkan proposal pengajuan pencairan DD tahun 2019.

          “Untuk DD tahap pertama tahun ini (2019, red) baru disalurkan ke 149 desa, itu yang telah mengajukan proposal pencairan. Sementara yang belum mengajukan proposal pencairan ada sekitar 107 desa lagi, karena masih dalam proses,” ujar Kasi Pengelola Keuangan Desa M. Iqbal Fuad, mewakili Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Lamsel Burhanuddin, kepada Radar Lamsel, Minggu (21/4) kemarin.

          Iqbal menuturkan, meski saat ini sudah ada desa yang disalurkan anggaran dana desa-nya, namun ia tidak bisa merincinya desa mana saja. “Saya tidak hapal desa mana saja yang sudah disalurkan dana desa nya. Sebab catatanya ada di kantor. Yang jelas jumlah desanya sebanyak 149 desa,” kata Iqbal.

BACA :  KOK Wajib Bangkitkan Olahraga di Kecamatan

          Diungkapkannya, anggaran dana desa tahun 2019 untuk dikabupaten Lamsel jumlahnya mencapai Rp261.327.849.000. Menurutnya,  nilai anggaran DD tahun 2019 jauh lebih meningkat dibandingkan tahun 2018 lalu yang hanya sebesar Rp225,512 miliar.

          “Kalau untuk proses pencairannya sih masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya yakni terbagi dalam tiga termin dengan persentase yang berbeda-beda yakni tahap pertama sebesar 20 persen, tahap dua 40 persen dan tahap ketiga 40 persen,” ungkapnya.

          Iqbal pun berharap, para kepala desa menggunakan anggaran DD sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan, dan jangan menyimpang dari peraturan. “Seperti yang pernah disampaikan oleh bapak Plt. Bupati Lamsel Nanang Ermanto, agar para kepala desa menggunakan DD sesuai aturan yang berlaku. Sehingga, berbagai pembangunan yang dilaksanakan di desa dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Sementara, Kabid Pemerintahan Desa dan Kelurahan DPMD Lamsel, Khoirul meminta, desa yang belum menyampaikan APBDes dan proposal pencairan DD dan ADD Tahap I segera menyusunnya. Sehingga, bisa segera melakukan pembangunan sesuai perencanaan kegiatan desa masing-masing.

BACA :  GWH Jadi Panggung Kesenian Tradisional

“Sudah 149 desa  yang sudah disalurkan ke desa masing-masing. Jadi,  masih ada 107 desa yang belum menyampaikan APBDes dan Proposalnya ke kantor. Ini data terakhir sampai dengan hari Jumat kemarin,” ungkap Khoirul saat dikonfirmasi Radar Lamsel melalui sambungan telepon, Minggu (21/4) kemarin.

Dia menjelaskan, 107 desa yang belum menyampaikan syarat dalam pencairan anggaran desa ini hampir merata di setiap kecamatan. Bahkan, baru wilayah Kecamatan Jatiagung yang seluruh desanya telah dipastikan cair pada tahap I ini.

“21 desa di Jatiagung sudah selesai. Sisanya hampir semua kecamatan ada yang masih belum menyampaikan APBDes dan proposal pencairan DD nya. Kami minta pihak kecamatan segera mendorong desa yang belum. Agar tidak menghambat pembangunan desa mereka,” tukasnya.

Terpisah, Kepala BPKAD Lamsel, Intji Indriati menegaskan, pihaknya memastikan siap untuk memproses pencairan DD jika dokumennya lengkap. “Kita cairkan sesuai permintaan dari dinas terkait. Begitu pengajuannya lengkap langsung kami proses,” pungkas Intji. (iwn/idh)

BAGIKAN