Dendi Tinjau Pendistribusian Bantuan Korban Tsunami

281
TELUKPANDAN – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona meninjau proses pendistribusian logistik dari Dermaga Ketapang Desa Batu Menyan ke Desa Pulau Legundi.
Kepala Bagian Protokol Sekretariat Pemkab Pesawaran Sunyoto mengatakan, kunjungan Bupati Pesawaran tersebut guna memastikan logistik terhadap korban gelombang pasang (Tsunami, Red) di Desa Pulau Legundi terdistribusi dengan baik.
“Pak bupati ingin memastikan kebutuhan logistik untuk masyarakat di Legundi terpenuhi,” ungkap Sunyoto, Selasa (25/12).
Dikatakan, posko siaga peduli bencana yang disiagakan di Legundi akan beroperasi selama 7 hari kedepan sejak bencana gelombang pasang terjadi. Dimana selain telah mendirikan dapur umum sejak Minggu (23/12), pemerintah setempat juga telah mendirikan posko kesehatan yang dibuka 24 jam di Pulau Legundi.
“Sesuai intruksi pimpinan, posko kesehatan dibuka dalam 24 jam. Warga yang rumahnya mengalami kerusakan, untuk sementara beristirahat di SMP satu atap termasuk posko kesehatan,” jelasnya.
Sedangkan, lanjut Sunyoto, saat ini tim reaksi cepat penanggulangan bencana masih terus menginventarisir jumlah kerusakan yang diakibatkan bencana gelombang pasang tersebut. Dimana, saat ini tim terkait, baik dari unsur pemerintah daerah, TNI, Polri dan relawan masih fokus memulihkan trauma para korban bencana.
“Masih fokus penanganan korban dan trauma mereka. Selanjutnya menginventarisir apa-apa saja yang diperlukan di Legundi,” ujarnya.
Tim medis yang dikerahkan untuk memberikan pelayanan kesehatan di posko kesehatan bekerja secara bergantian. Karena memang para medis diintruksikan selalu standby di posko kesehatan.
“Para medis standby di posko kesehatan dan dokter secara rutin berkunjung ke posko kesehatan,” imbuhnya.
Dijelaskan, beberapa logistik yang didisribusikan pada termin kedua diantaranya beras 500 kilogram, gas elpiji, mie instan dan logistik lainnya seperti selimut wol 30 potong, 30 paket sandang, 30 lembar tenda gulung, 20 mie instant, 20 dus air mineral, 20 peti telur ayam,  minyak goreng, pampers dan makanan bayi, susu coklat masing-masing 1 dus, pop mie 2 dus dan logistik lainnya.
“Untuk logistik dikirim dalam dua termin mengingat kapasitas atau daya angkut kapal terbatas. Makanya pak bupati benar-benar ingin memastikan pendistribusian logistik harus sampai,” tandasnya. (Esn)
BAGIKAN