Diberhentikan, Tiga Kadus Lapor ke Kecamatan

22
Ilustrasi Berita

PALAS – Pemberhentian sejumlah kepala dusun yang dilakukan oleh Kepala Desa Palas Jaya, Kecamatan Palas dalam beberapa hari terahir menjadi sorotan.

          Pasalnya, pemberhentian sejumlah kepala dusun  yang dilakukan oleh Kepala Desa Palas Jaya, Sugiarto dinalai tidak sesuai dengan prosedur. Kepala dusun diberhentikan tanpa melalui surat pemberhentian dan musyawarah.

          Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dusun II, Desa Palas Jaya, Sentralisasi. Ia mengungkapkan, pemberhentian tanpa memenuhi prosedur ini dinilai telah merendahkan jabatan kepala dusun.

          “Ini sama saja tidak menghargai jabatan seorang kepala dusun. Tidak ada surat pemberhentian resmi, bahkan jabatan saya sudah ada penggantinya tanpa sepengetahuan saya,”  ujar Sentaralisasi kepada Radar Lamsel di Kantor Kecamatan Palas, Senin (14/10).

          Sentralisasi mengungkapkan, Ia diberhentikan setelah perangkat Desa Palas Jaya memberikan uang honor selama tiga bulan. Lantas diberhentikan tanpa menggunakan surat menggunakan surat pemberhentian resmi.

BACA :  Sampah di Desa Sukaraja Kembali Dikeluhkan

          “Saya diberhentikan setelah menerima gajih sebesar Rp 2,85 juta pada Senin (7/10) pekan kemarin. Lalu disuruh berhenti tanpa adanya surat pemberhentian yang resmi dari pemerintah desa,” terangnya.

          Sentralisasi menjelaskan, selain dirinya juga terdapat Kepala Dusun VI, Yudiansah dan Kepala Dusun IV juga diberhentikan dengan cara yang sama oleh Kepala Desa Palas Jaya,yang hingga saat ini sudah dilaporkan kepada Pemerintah Kecamatan Palas.

          “Saya tidak meminta mau dijadikan kepala dusun lagi atau tidak. Harapan kami permasalahan ini bisa diselesaikan oleh pihak kecamatan,” terangnya.

          Sekretaris Kecamatan Palas, Darmawan S.E menjelaskan pihaknya akan melakukan mediasi antara kepala dusun yang diberhentikan dan Kepala Desa Palas Jaya. Ia juga membenarkan bahwa pemberhentian kepala dusun itu telah menyalahi aturan.

BACA :  Desa Bumi Daya Bakal Terapkan Absensi Finger Print

          “Iya memang ada kesalahan prosedur, seharusnya kadus diberhentikan melalui musyawarah dan menggunakan surat pemberhentian. Tapi nanti akan kita mendiasi kepala desanya,” ungkapnya.

          Sementara itu Kepala Desa Palas Jaya, Sugiarto menampik bahwa pihaknya telah memberhentikan kepala dusun tersebut tidak sesuai aturan. Menurutnya pihaknya telah melakukan pemanggilan kepada Sentralisasi untuk bermuyawarah, namun tidak dihadiri.

          “Kami sudah melakukan pemanggilan untuk musyawarah. Tapi tidak dihadiri. Selain itu surat pemberhentiannya juga sudah ada, cuma belum diantar. Pemberhentian kadus ini juga sebagai upaya penyegaran aparatur desa,” tuturnya. (vid)

 

BAGIKAN