Diduga Selewengkan Dana Bagan

315
Ilustrasi BUMDES

BPD Mengaku Tak Dilibatkan Dalam BUMDes

RAJABASA – Kabar ketidak jelasan anggaran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Betung masih berlanjut. Kali ini, beredar informasi bahwa pengadaan bagan oleh BUMDes Betung menelan anggaran sebesar Rp75 juta. Tapi nyatanya, BUMDes Betung hanya menganggarkan uang sebsar Rp60 juta untuk membeli bagan tersebut. Sisa Rp15 jutanya, tak diketahui hilang ke mana.

          Sumber Radar Lamsel menyebutkan jika uang Rp15 juta telah diselewengkan. Namun, sumber ini tak menyebut siapa sosok yang menggunakan sisa anggaran dari pembelian bagan ikan itu. Sumber ini juga menyebutkan jika aparat desa setempat juga tak banyak tahu soal pembelian bagan itu. Jika melihat alurnya, berarti ada ketidak transparanan dari Khoiruddin Karya, selaku Kepala Desa Betung.

BACA :  Winarni Apresiasi Porcam Rajabasa

Sebelumnya, Radar Lamsel sempat mengonfirmasi masalah ini kepada Khoiruddin Karya. Namun yang bersangkutan tak memberi penjelasan. Radar Lamsel mencoba menghubungi Sustari, selaku mantan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Betung. Saat dikonfirmasi mengenai kabar pembelian bagan itu, Sustari mengaku tak tahu secara rinci.

          “Terus terang, saya tidak tahu lagi gimana proses awalnya, kapan membelinya, dan berapa harganya. Pokoknya kita (BPD) tidak tahu informasi awalnya, tahu tahu sudah membeli bagan,” kata Sustari saat dihubungi Radar Lamsel, Senin (13/5) kemarin.    

          Radar Lamsel kembali menanyakan kepada Sustari, apakah Aparat Desa Betung juga tidak mengetahui anggaran pembelian bagan ikan tersebut. Ia juga mengaku tak tahu. Sustari juga tak mau berkomentar banyak mengenai masalah itu. “Bisa jadi (aparat desa tak tahu),” ucapnya.

BACA :  Tiap Kamis Pelayaran Gratis Kalianda – Pulau Sebesi

Menurut Sustari, wajar jika BPD tak mengetahui pembelian bagan ikan ang dianggarkan dari BUMDes Betung. Sebab, BPD belum pernah diajak bermusyawarah bahwa BUMDes Betung akan membeli bagan ikan. Sustari juga tak mau ambil pusing mengenai masalah bagan itu. Sebab, Ia tak lagi menjabat sebagai Ketua BPD sejak SK-nya berakhir pada April 2019 lalu.

“Bahkan, kami (BPD) tidak tahu lagi siapa saja struktur pengurus BUMDes tersebut,” katanya.

Namun sayang, ketika dikonfirmasi mengenai masalah bagan BUMDes tersebut, Kepala Desa Betung, Khoiruddin Karya, masih bungkam. (rnd)

BAGIKAN