Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sosialisasi Dana BOS Afirmasi dan BOS Kinerja

11
Foto Joko - Kepala Disdikbud Pesawaran, Fauzan Suadi membuka kegiatan sosialisasi bantuan BOS Afirmasi dan BOS Kinerja, Selasa (15/10).
GEDONGTATAAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesawaran melakukan sosialisasi dana Bantuan Operasional (BOS) Afirmasi dan BOS Kinerja Tahun 2019 terhadap para kepala sekolah SD dan SMP di Kabupaten Pesawaran.
 
Sosialisasi dana BOS Afirmasi dan BOS Kinerja yang dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesawaran Pauzan dengan didampingi Kepala Bidang Sekolah Dasar Disdikbud Pesawaran Mat Romzan, Kasi Kurikulum SMP Feri Agustian , Kasi Kurikulum Sekolah Dasar (SD) Suhairi, dan Korcam Gedongtataan Ernalina dilaksanakan di GSG Desa Kutoarjo, Kecamatan Gedongtaaan pada Selasa (15/10) tersebut diikuti sekitar 106 Kepala SD dan SMP.
 
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesawaran Fauzan Saudi saat dikonfirmasi usai acara sosialisasi tersebut mengatakan, bahwa bantuan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS ) Afirmasi diperuntukan bagi sekolah Terluar, Terdepan, dan Tertinggal ( 3T). Sementara untuk Dana BOS Kinerja yakni bantuan bagi sekolah yang kerjanya bagus .
 
“Untuk mendapatkan dana bantuan ini tidak ada kriterianya, semua sekolah itu punya kreteria yang sama. Artinya semua sekolah perlu mendapatkan bantuan-bantuan itu, cuma penilaian tentunya pemerintah pusat yang menentukan dengan melihat data yang kita kirim melalui dinas maupun data dapodik dari sekolah,” ungkap Fauzan.
 
Dikatakan Fauzan, bahwa data-data dapodik dari sekolah sangat diperlukan, sehingga setiap sekolah diharapkan aktif mengirimkan data-data apapun yang ada disekolah. 
 
“Kita tidak tahu bantuan apa yang bisa kita terima dari pusat, dan program dari pusat itu seperti apa. Jika ada program yang berkenan dengan kebutuhan kita dan itu menjadi skala prioritas yang dinilai oleh pusat maka akan mendapatkan bantuan. Contohnya seperti ini (Bos Afirmasi,red), mungkin pemerintaj pusat menilai bahwa masih ada hal-hal yang perlu dan menjadi skala prioritas untuk Pesawaran, sehingga muncul Dana Bos Afirmasi yang digunakan untuk menambah fasilitas yang ada disekolah. Ini juga tidak seperti dana bos reguler, karena ini semua sudah ada ketentuannya dan juklak dan juknisnya,” paparnya.
 
Fauzan menjelaskan, bagi sekolah penerima bantuan BOS Afirmasi hanya akan melihat jumlah nilai dana bantuannya, tetapi sudah tidak melihat uangnya. Karena yang dikirim oleh pemerintah pusat tersebut sudah ada item-item yang harus dibelanjakan atau dibeli sesuai dengan juknis yang ada. 
 
“Bantuan ini tentunya dalam rangka untuk meningkatkan mutu pendidikan yang dapat digunakan untuk pembelian perangkat digital. Hal ini juga sebagai jawaban dalam menghadapi era digital dizaman sekarang. Untuk sekolah penerima dana BOS Afirmasi dan BOS Kinerja di Kabupaten Pesawaran ada 106 sekolah yang terdiri dari 95 SD dan 11 SMP,” tandasnya. (jko/esn)
BACA :  Bupati Dendi : Cuci Tangan Pakai Sabun Mewujudkan Kehidupan Bersih Tanpa Penyakit
BAGIKAN