Dinas Perikanan Fokus Peningkatan Produksi Ikan dan Produktifitas Nelayan

49
Foto Ilustrasi
GEDONGTATAAN – Dinas Perikanan Kabupaten Pesawaran akan memberikan bantuan berupa Alat Bantu Penangkapan Ikan (ABPI) dan Alat Penangkapan Ikan (API) kepada 32 Kelompok Usaha Bersama (KUB). Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mensejahterakan nelayan di wilayah pesisir Kabupaten Pesawaran.
 
Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan, Eky Yuli Widianto R., mengatakan, pada 2019, Dinas Perikanan memfokuskan pada dua hal, yaitu peningkatan produksi ikan dan produktifitas nelayan. Dimana dua hal tersebut memiliki peranan yang sangat penting. 
 
“Tentunya hasil tangkapan akan meningkat apabila ditopang  oleh produktifitas nelayan yang tinggi. Contohnya nelayan akan lebih tenang dalam melakukan aktifitas melaut apabila didukung dengan kepastian keamanan dan perlindungan diri nelayan,” ungkap Eky mewakili Kepala Dinas Perikanan Pesawaran, Heriansyah, Rabu (7/8).
 
Dijelaskan, pada saat ini sekitar 2.146 orang nelayan di Kabupaten Pesawaran sebagian besar adalah nelayan sampingan, yaitu masyarakat yang matapencahariannya tidak hanya mencari ikan. Diantara mereka ada yang memiliki profesi tambahan sebagai petani, pedagang, pengolah ikan, dan pemandu wisata.
 
Untuk itu pihaknya berupaya mendukung kegiatan-kegiatan masyarakat perikanan khususnya nelayan. Diantaranya dalam sektor pariwisata. Dimana wisata bahari merupakan wisata unggulan di Kabupaten Pesawaran. 
 
“Bapak Bupati dan Wakil Bupati bermaksud menjadikan Pesawaran sebagai destinasi wisata terfavorit skala nasional maupun internasional,” ucapnya.
 
Berdasarkan hal tersebut dan untuk menjawab tantangan di era digital saat ini, lanjutnya, maka Dinas Perikanan  mendukung program unggulan di Kabupaten Pesawaran dan mempermudah nelayan dalam melakukan aktifitas penangkapan ikan antara lain Dinas Perikanan Mengadakan Bantuan Alat Bantu Penangkapan Ikan (ABPI) berupa Handy Talkie sebanyak 28 Unit berfungsi untuk menjaga komunikasi lancar antar anggota KUB dalam memberikan informasi disekitar perairan, Fish Finder GPS 14 unit berfungsi untuk mempermudah nelayan dalam mendeteksi keberadaan gerombolan ikan dan menentukan fishing ground. Coolbox 14 unit difungsikan untuk penyimpanan hasil tangkapan dan life jaket sebanyak 140 unit dapat digunakan nelayan dalam melakukan aktifitas penangkapan ikan maupun keamanan wisatawan.
 
“Apabila ada wisatawan yang ingin mancing maupun menuju pulau, life jaket dan fish finder dapat digunakan untuk keselamatan berwisata bahari dan kemudahan dalam mencari fishing ground,” jelasnya.
 
Sedangkan untuk  Alat Penangkapan Ikan (API) berupa Bubu sebanyak 360 unit. Dimana Bubu adalah salah satu alat tangkap ikan pasif. Dimana seluruh kegiatan yang diadakan adalah bertujuan untuk peningkatan pendapatan masyarakat nelayan di Kabupaten Pesawaran secara langsung.
 
” Kami sebagai pelayan siap memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat perikanan. Kami mengharapkan produksi perikanan tangkap Tahun 2019 mengalami peningkatan dibanding Tahun 2018 sebesar 14.784 Ton. Dan rencananya bantuan akan diserahkan pada awal september mendatang. Semua KUB juga akan dilakukan verifikasi ulang dan penilaian oleh Tim Dinas Perikanan Kabupaten Pesawaran,” imbuhnya.
 
Terpisah,  Alpianto, salah satu nelayan dan Pengurus KUB di Desa Gayau Kecamatan Padang Cermin mengaku sangat terbantu atas bantuan yang diberikan oleh pemda pesawaran.
 
“Kami merasa sangat terbantu dengan bantuan alat-alat ini, sehingga kami bisa mencari ikan dan menjadi pemandu wisata,” ujarnya.
 
Senada dikatakan Sapturi, nelayan Pulau Pahawang bahwa aktifitas nelayan mencari ikan dilaksanakan di hari Senim hingga Jumat. Sedangkan pada weekend dimanfaatkan sebagai pemandu wisata.
 
“Kalau hari biasa kami melaut cari ikan, kalau hari sabtu minggu dan hari libur kami jadi pemandu wisata. Jadi life jaket dan HT ini sangat berguna buat kami dalam melakukan kegiatan wisata,” singkatnya.
 
Diketahui bantuan kepada nelayan untuk wilayah Kecamatan Teluk Pandan, Padangcermin, Marga Punduh dan Punduhpedada itu terbagi menjadi 2, yakni ABPI untuk 14 KUB dan API untuk 18 KUB. Dimana pada 2017 lalu Dinas Perikanan fokus pada penambahan armada tangkap sebanyak 17 unit, dan 2018 meningkatkan produksi ikan dengan cara penambahan alat penangkapan ikan aktif yaitu 200 unit jaring. (Esn)
BACA :  Rumah Perjuangan PDIP Pesawaran Diresmikan
BAGIKAN