Disdik Targetkan Kelulusan Siswa Seratus Persen

588

Thomas: Peringkat Nilai UN Harus Masuk 10 Besar

KALIANDA – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Lampung meminta semua sekolah khususnya tingkat SMP agar mempersipakan diri untuk menghadapi pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2018 yang sebentar lagi akan digelar. Persiapan itu dilakukan agar nilai hasil UN tahun 2018 di Kabupaten Lamsel masuk dalam peringkat 10 besar.

Itu dikatakan Plt. Kepala Disdik Lamsel Thomas Amirico saat membuka kegiatan sosialisasi pelaksanaan UN Tahun 2018, di Aula SMAN 2 Kalianda, Rabu (28/3) kemarin.

Thomas menegaskan, para pendidik baik guru maupun kepala sekolah harus bisa memberikan pemahaman dan pengartian tentang ilmu pelajaran secara lebih kepada para peserta didik di sekolah dengan waktu yang sesingkat ini.

“Tujuannya agar perolehan nilai hasil UN tahun 2018 bisa jauh lebih meningkat dari tahun sebelumnya. Bagaimana caranya agar target tersebut bisa tercapai hingga sampai seratus persen?, jawabannya ada dipundak bapak dan ibu sekalian selaku pemimpin di sekolah,” tegas Thomas dihadapan ratusan kepala sekolah yang hadir dalam acara sosialiasi, kemarin.

BACA :  Kerajinan dan Olahan Khas Lamsel Tampil di Jawa Tengah

Dia mengatakan, digelarnya kegiatan sosialiasi pelaksanaan UN tahun 2018 ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang teknis persiapan yang harus dilakukan oleh masing-masing sekolah.

“Saya harapkan peserta sosialiasi untuk memperhatikan secara sungguh-sunguh apa yang disampaikan oleh pemateri dalam sosialisasi ini. Supaya para kepala sekolah bisa mempersiapkan segala sesuatu dengan mengikuti aturan dan juknis yang ada, sehingga pada pelaksanaan ujian nasional nanti bisa berjalan dengan baik,” harapnya.

Sementara itu, Suripto, SE selaku pemateri dari Dinas Pendidikan Provinsi Lampung menyampaikan, pada pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) bagi siswa SMP tahun 2018 terdapat perubahan format pelaksanaan. Menurutnya, untuk jenjang SMP tidak adalagi yang namanya ujian sekolah (US), tetapi telah berubah menjadi UN dan USBN.

“Dalam pelaksanaan UN ini nanti terdapat dua macam jenis tes yang akan diikuti para peserta didik yakni  Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP) dan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK),” terangnya.

BACA :  Bakal Pasang CCTV Usai Kecolongan

Untuk memaksimalkan penerapan format terbaru pelaksanaan evaluasi belajar tahap akhir ini, tambah Suripto, pihaknya diberikan kesempatan untuk menyampaikan beberapa hal yang menyangkut soal teknis dan aturan yang akan diterapkan pada pelaksanaan UN nanti.

“Saya minta segala aturan dan teknis yang disampaikan untuk bisa dipahami oleh semua guru. Dengan harapan pada pelaksanaan ujian nanti semua dapat berjalan dengan baik dan lancar,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dikabupaten Lampung Selatan siswa SMP dan MTs yang akan mengikuti ujian pada tahun 2018 sebanyak 242 sekolah dengan jumlah peserta ujian sementara sebanyak 15.606. Sedangkan untuk jenjang SD dan MI berjumlah 615 sekolah dengan jumlah peserta ujian sementara sebanyak 17.661 siswa.

Pada pelaksanaan UNBK untuk tingkat SMP dan MTs pada tahun ini jumlah sekolah yang melaksanakan meningkat dari tahun sebelumnya. Dimana pada tahun lalu sekolah yang melaksanakan UNBK hanya terdapat sebanyak 6 sekolah, sedangkan tahun 2018 bertambah menjadi 23 sekolah. (iwn)

BAGIKAN