Disdukcapil Siap Jebol Desa

210
Ketut Partayasa - Kepala Disdukcapil Pesawaran
GEDONGTATAAN – Perekeman KTP elektronik sudah mencapai 98,17 persen dari data wajib KTP mencapai 313.135 jiwa. Dan hingga saat ini sudah 20 ribu jiwa yang sudah masuk katagori print ready record (PRR) dan siap cetak 
 
“Blanko KTP yang ready di kantor kita mencapai 1500 keping. Sedangkan jumlah warga yang sudah PRR mencapai 20 ribu, sehingga kita membutuhkan sekitar 18.500 blanko lagi,” ungkap Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pesawaran, Ketut Partayasa, Senin (21/1).
 
Dikatakan, saat ini pihaknya juga sudah mengusulkan kekurangan blanko tersebut ke Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri. Dan pihaknya mengimbau agar masyarakat yang sudah melakukan perekeman dan belum mendapat KTP untuk bersabar.
 
“Kita imbau agar warga bersabar, karena blanko yang ada masih terbatas. Dan kita juga sudah ajukan permohonan permintaan blanko ke pusat,” imbuhnya.
 
Selain itu, pihaknya juga mengimbau kepada warga khususnya usia 23 tahun ke atas yang belum merekam KTP agar segera melakukan perekaman. Pasalnya sejak 31 Desember 2018 lalu data sudah dinonaktifkan oleh Dirjen Dukcapil.
 
“Bagi yang mempunyai data di BPJS, Bank dan data lainnya secara otomatis akan non aktif. Karena yang bersangkutan belum merekam KTP, dan data tersebut secara otomatis di blokir,” jelasnya.
 
Menurut Ketut, masih banyaknya warga yang belum merekam KTP selain disebabkan ada yang meninggal, pindah domisili,  dan penduduk yang berada di daerah terpencil. Sehingga diperlukan peran serta aparatur desa untuk melaporkan warganya yang belum merekam KTP.
 
“Apakah juga termasuk datanya ganda. Mengapa umur 23 tahun ke atas. Karena sejak peluncuran KTP El beberapa tahun lalu atau sekitar 6 tahun lalu, masak iya belum merekam dalam kurun waktu tersebut,” jelasnya.
 
Untuk itu pihaknya sudah mengirimkan surat edaran ke seluruh kecamatan untuk diteruskan ke seluruh desa untuk mendukung percepatan perekaman KTP elektronik tersebut. Bahkan dengan program jemput bola (jebol) pihaknya siap memberikan pelayanan secara door to door ke desa.
 
“Kita siap jebol ke desa, bagi yang mau langsung merekam ke Capil ya silahkan. Sehingga kita berharap peran aktif aparatur desa untuk segera berkoordinasi dengan pemerintah baik tingkat kecamatan maupun kabupaten,” pungkasnya. (Esn)
BACA :  4 Balon Bupati dan Wakil Bupati Daftar PDIP
BAGIKAN