Diserang Blas, 15 Hektar Tanaman Padi Puso

311

PALAS – Belasan hektar tanaman padi di Desa Pulau Tengah, Kecamatan Palas mengalami gagal panen akibat serangan penyakit Blas.

Informasi yang dihimpun, penyakit Blas yang disebabkan oleh jamur Pyricularia Gracia setidaknya menyerang 20 hektar tanaman padi di Desa Pulaujaya dengan rata-rata tingkat kerusakan mencapai 75 persen.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Penyuluh Pertanian Kecamatan Palas Agus Santosa mengatakan, penyakit Blas menyerang 20 hektar tanaman padi di Desa Pulau Tengah dan mengakibatkan 15 hektar tanaman padi mangalami puso.

“Ada 20 hektar yang terserang penyakit Blas, namun yang dinyatakan puso 15 hektar karena kerusakan sudah mencapai 75 persen,” ujar Agus Santosa kepada Radar Lamsel, Rabu (12/12).

BACA :  Inspektorat Belum Simpulkan Nominal

Untuk menghindari kerugian yang dialami petani, Agus mengungkapkan, saat ini pihaknya sedang mengajukan klaim Asuran Usaha Tanam Padi (AUTP).

“Kami sudah melakukan pemantauan lokasi, 15 hektar yang mengalami puso akan diajukan klaim asuransi AUTP yang saat ini dalam proses pemberkasan di Dinas Pertanian kabupaten,” imbuhnya.

Agus melanjutkan, penyakit Blas disebabkan oleh jamur Pyricularia Gracia yang menyerang pangkal tangkai buah padi. Selain di Pulau Tengah, Agus menyebutkan, penyakit Blas juga menyerang tanaman padi di Desa Palas Jaya seluas dua hektar.

Untuk itu, ia juga mengharapkan petani dapat melakukan pencegahan menggunakan pestisida. “Penyakit Blas bisa cepat menyebar dan tidak bisa diobati, namun masih bisa dicegah. Harapan kami petani bisa melakukan penyemprotan pestisida untuk mencegahnya,” harapnya.

BACA :  Pencuri Gasak Rp 300 Juta plus 31 Slop Rokok

Terpisah, Kepala Desa Pulau Tengah Suyono mengatakan, penyakit blas menyerang tanaman padi sejak satu pekan yang lalu. Saat ini, kata dia, petani setempat melakukan penyemprotan pestisida untuk mencegah menularnya penyakit Blas tersebut.

“Selama satu pekan serangan Blas meluas menjadi 20 hektar. Saat ini petani melakukan pencegahan dengan pestisida. Sementara untuk yang puso sudah diajukan klaim asuransi AUTP,” pungkasnya. (vid)

BAGIKAN