Dishub Pelajari Pemasangan Road Barrier

6
ILUSTRASI

KALIANDA – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lampung Selatan telah mengecek pagar pengaman atau road barrier di pasar Inpres Kalianda. Namun, dinas yang menangani masalah ketertiban parkir ini belum menentukan langkah konkret mengenai pencopotan pagar pengaman tersebut.

          Kepala Dishub Lamsel, Ir. Mulyadi Saleh, mengatakan bahwa pihaknya masih mempelajari langkah yang pas untuk titik yang akan dipasang road barrier. Menurut Mulyadi, pihaknya membutuhkan anlisis dan perhitungan yang matang agar pemasangan road barrier tak menimbulkan dampak buruk bagi siapapun.

          “Jangan sampai ada yang terkena dampak, khususnya yang negatif. Kami sedang mempelajari langkah-langkahnya supaya lebih pas,” katanya saat dikonfirmasi Radar Lamsel, Kamis (19/9/2019).

BACA :  Dikawal Ratusan Orang, Enggung Sisir Tiga Parpol

          Mulyadi menerangkan dampak negatif yang dimaksud jangan sampai membuat kerugian sepihak. Road barrier akan tetap dipasang supaya ketertiban di pasar Inpres bisa dijalankan. Namun pemasangan itu tak boleh menghilangkan esensi dari pihak pedagang maupun petugas parkir.

          “Ya, ini yang sedang kami rumuskan. Karena tadi (Kamis kemarin’red) petugas kami hanya mempelajari. Mungkin besok (Jumat) saya akan turun langsung ke pasar Inpres untuk melihat kondisi sebenarnya,” katanya.

          Diberitakan sebelumnya, wajah pasar Inpres Kalianda semrawut lagi. Khususnya di lahan parkir motor. Road barrier atau pagar pengaman jalan yang sebelumnya dipasang di lahan parkir, sekarang telah dilepas.

BACA :  Mau Jual Motor Panas, Keburu Diciduk Polisi

          Informasinya, pagar pengaman jalan yang dipasang di depan toko-toko itu dilepas oleh pedagang. Mereka menganggap pagar pengaman hanya menghalangi pembeli. Di sisi lain, pedagang beralasan jika pagar pengaman itu tidak memberi pengaruh lagi karena pengujung tak ramai seperti bulan Ramadan lalu.

          Ketika ditanya apakah pencopotan pagar pengaman itu sudah meminta izin dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Lampung Selatan, pria yang berumur sekitar 25 tahun ini enggan menanggapi. “Ya pokoknya kami sepakat kalau pagar itu dilepas,” katanya. (rnd)

BAGIKAN