Disparbud Ajak Pelaku UKM Promosikan Wisata

456

KALIANDA – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Lampung Selatan mengajak para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Lampung Selatan untuk ikut serta mendukung Pemkab Lamsel mempromosikan destinasi wisata yang ada di Lampung Selatan melalui produk cindermata yang dijual di tempat-tempat wisata.

Kepala Disparbud Lamsel Yuda Sukmarina mengatakan, dengan adanya peranserta para pelaku UKM dalam mempromosikan destinasi wisata di Lamsel, secara tidak langsung sudah turut membantu pemerintah daerah untuk mengenalkan dunia pariwisata Lamsel kepada khalayak luas.

“Bentuk promosinya bisa melalui foto-foto icon yang dimiliki Kabupaten Lamsel seperti gunung krakatau, pantai, wisata air panas Way Belerang yang bisa ditampilkan lewat cinderamata maupun pernak-pernik berupa gantungan kunci, kaos maupun lainnya yang bisa dijual di tempat-tempat wisata di Lampung Selatan,” ujar Yuda Sukmarina kepada Radar Lamsel saat ditemui di ruang kerajanya, Rabu (17/1) kemarin.

BACA :  Ancang-ancang Fredy Tinggalkan Lamsel

Menurutnya, disparbud akan terus berupaya mengajak para pelaku usaha untuk tidak bosan mempromosikan pariwisata yang ada di Kabupaten Lamsel. Selain mengajak pelaku usaha, pihaknya juga akan terus mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk bisa sama-sama mempromosikan dunia wisata Lamsel melalui media-media sosial.

BACA :  Kerajinan dan Olahan Khas Lamsel Tampil di Jawa Tengah

“Karena dengan berpromosi melalui media sosial pengaruhnya akan lebih cepat dilihat oleh orang banyak, apapun itu bentuk promosinya,” terangnya.

Diungkapkannya, sejauh ini bentuk promosi kepariwisataan yang telah dilakukan oleh disparbud Lamsel adalah melalui cara peyebaran leaflet-leaflet dan brosur info wisata Lamsel ditempat-tempat keramaian seperti pelabuhan Bakauheni, Bandara Raden Intan, sekolah-sekolah dan juga sejumlah tempat-tempat wisata di kabupaten ini (Lamsel, red).

“Sedangkan bentuk promosi lainnya adalah dengan cara melalui pertujukan-pertunjukan seni dan budaya yang diikuti baik ditingkat lokal (kabupaten, red), provinsi, maupun tingkat nasional,” pungkasnya. (iwn)

BAGIKAN