Disparbud Dukung Pelaku Seni Bentuk Paguyuban

6
Iwan J Sastra - Kepala Disparbud Lamsel Ir. Rini Ariasih, saat menghadiri acara pertemuan para pelaku seni se-Kecamatan Natar dalam pembentukan paguyuban seni, Minggu (1/12).

NATAR – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Lampung Selatan, menyambut baik gagasan serta keinginan para pelaku seni dan budaya diwilayah Lampung Selatan dalam membentuk paguyuban pelaku seni diwilayahnya masing-masing.

Itu disampaikan Kepala Disparbud Lamsel Ir. Rini Ariasih, saat menghadiri acara pertemuan para pelaku seni se-Kecamatan Natar dalam pembentukan paguyuban seni, bertempat dikediaman Sugimin, salah seorang seniman jaranan (kuda kepang, red), di Desa Candi Mas, Natar, Minggu (1/12) kemarin.

“Pemerintah daerah sudah pasti menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada semua pelaku seni diwilayah Lamsel, yang memiliki keinginan membentuk paguyuban seni,” ujar Rini Ariasih dihadapan para pelaku seni, di Desa Candi Mas, Kecamatan Natar, kemarin.

Menurut Rini, paguyuban seni memiliki arti yang sangat penting bagi para pelaku seni dan budaya, sebagai wadah untuk tempat berkumpulnya para pelaku seni itu sendiri, khususnya dalam rangka bermusyawarah menyatukan persepsi guna pengembangan dan pelestarian seni dan budaya yang ada di Kabupaten Lampung Selatan.

BACA :  Usul Perbaikan Jembatan tak Digubris

“Semua kegiatan seni budaya yang ada di Lampung Selatan merupakan bagian dari kearifan lokal. Oleh karena itu dengan adannya paguyuban seni diharapkan semua jenis kesenian budaya yang ada dikabupaten ini (Lamsel, red) dapat terus terpelihara dan berkembang, sehingga tetap membudaya dimasyarakat, khususnya kepada para generasi muda,” ungkap Rini.

Dijelaskan, keberadaan paguyuban seni juga, untuk mempermudah koordinasi dinas pariwisata dan kebudayaan dalam melakukan pengawasan, evaluasi, serta pengembangan kegiatan seni dan budaya yang ada.

“Maka dari itu kami (disparbud Lamsel, red) selaku perpanjangan tangan dari pemerintah daerah, berharap kepada para pelaku seni dan budaya ditiap-tiap kecamatan agar kiranya dapat membentuk paguyuban seni sebagai wadah berkoordinasi dan komunikasi antara seniman dan pelaku seni, khususnya para pengurus sanggar seni yang ada dikecamatan untuk memberikan berbagai informasi seputar dunia kesenian dan kebudayaan di Kabupaten Lampung Selatan,” pungkasnya.

Sementara itu, Sugimin mewakili para pelaku seni Desa Candi Mas Natar, mengucapkan terimakasih, dan mengaku senang atas dukungan serta support yang diberikan pemerintah kabupaten Lamsel atas rencana pembentukan paguyuban pelaku seni di Desa Candi Mas Natar.

BACA :  Geliat Pembangunan Desa Kalisari

Ia berharap, dengan adanya dukungan serta suport yang diberikan pemerintah daerah Lamsel, para pelaku seni di Desa Candi Mas Natar, bisa lebih berkreatifitas lagi dalam berkesenian, khususnya dalam mengembangkan dan melestarikan seni budaya yang ada di Desa Candi Mas Natar, melalui sebuah wadah paguyuban.

“Kami merasa senang, karena rencana serta keinginan kami untuk membentuk paguyuban para pelaku seni di Desa Candi Mas Natar mendapat dukungan serta suport dari pemkab Lamsel, khusunga Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Mudah-mudahan paguyuban yang kami bentuk ini bisa menjadi motivasi seluruh seniman dan para pelaku seni di Lamsel untuk melakukan hal yang sama yakni memajukan dunia seni budaya di Kabupaten Lampung Selatan, “katanya. (iwn)

BAGIKAN