Disparbud Minta Pengusaha Terlibat

606
Kepala Disparbud Lamsel Fauziah Arief, SH

Promosikan Destinasi Wisata di Lamsel

KALIANDA – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Lampung Selatan meminta masyarakat Lamsel khususnya para pemilik ataupun pengelola hotel, home stay, rumah makan, cafe, warung makan, dan juga pengusaha tours and travel untuk ikut terlibat aktif serta mendukung Pemkab Lamsel dalam mempromosikan destinasi wisata yang ada di Lampung Selatan.

Kepala Disparbud Lamsel Fauziah Arief, SH mengatakan dengan adanya peran serta masyarakat khususnya para pelaku usaha dalam mempromosikan destinasi wisata di Lamsel, secara tidak langsung sudah turut membantu pemerintah daerah untuk mengenalkan dunia pariwisata Lamsel kepada khalayak luas.

BACA :  Kenaikan Retribusi Kebersihan ‘sulut’ Pedagang

“Bentuk promosinya bisa melalui foto-foto tempat wisata yang ada di kabupaten ini seperti wisata pantai, wisata alam pegunungan, wisata religius, maupun situs-situs bersejarah yang ditempel di dinding maupun banner ukuran kecil dan besar yang dipajang di tempat-tempat usah perdagangannya,” ujar Fauziah Arief kepada Radar Lamsel saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (2/2), kemarin.

Fauziah menuturkan, disparbud akan terus berupaya mengajak para pelaku usaha untuk tidak bosan mempromosikan pariwisata yang ada di Kabupaten Lamsel. Selain mengajak pelaku usaha, lanjut Fauziah Arief, pihaknya juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk bersama mempromosikan pariwisata Lamsel melalui media-media sosial.

BACA :  26 Puskesmas Steril dari Ranitidin Berbahaya

“Karena dengan berpromosi melalui media sosial pengaruhnya akan lebih cepat dilihat oleh orang banyak, apapun itu bentuk promosinya,” terangnya.

Diungkapkannya, sejauh ini bentuk promosi kepariwisataan yang telah dilakukan oleh disparbud Lamsel adalah melalui cara penyebaran leaflet-leaflet dan brosur info wisata Lamsel ditempat-tempat keramaian seperti pelabuhan Bakauheni, Bandara Raden Intan, sekolah-sekolah dan juga sejumlah tempat-tempat wisata di Kabupaten Lamsel.

“Sedangkan bentuk promosi lainnya adalah dengan cara melalui pertujukan-pertunjukan seni dan budaya yang diikuti baik ditingkat lokal (kabupaten, red), provinsi, maupun tingkat nasional,” pungkasnya. (iwn)

 

BAGIKAN