Distribusi Logistik Pemilu Sampai ke TPS H-1

82
Diskominfo Lamsel – Kapolres Lampung Selatan AKBP M. Syarhan dan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan Supriyanto, memecahkan kendi sebagai tanda keberangkatan logistik kesiapan Pemilu 2019, di Sekretariat KPU Lamsel, Jum’at (12/4) pekan lalu.

KALIANDA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lampung Selatan mulai mendistribusikan logistik Pemilu ke 17 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kabupaten Khagom Mufakat ini. Lembaga penyelenggara pemungutan suara ini menargetkan logistik akan tiba di TPS sehari menjelang pelaksanaan pemilu serantak.

          Keberangkatan logistik kesiapan Pemilu 2019 ditandai dengan pemecahan kendi oleh Kapolres Lampung Selatan AKBP M. Syarhan dan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan Supriyanto, di Sekretariat KPU Lamsel, Jum’at (12/4) pekan lalu.

          Kegiatan ini disaksikan langsung oleh seluruh Komisioner KPU, Bawaslu, perwakilan Forkopimda Lampung Selatan, TNI-Polri, dan Stakeholder KPU lainnya.

Ketua KPU Lampung Selatan, Abdul Hafidz menjelaskan, jadwal distribusi logistik Pemilu mulai dilakukan secara serentak KPU kabupaten se-Indonesia yang dimulai tanggal 12-13 April 2019. Dia menargetkan, distribusi logistik Pemilu mulai dari PPK, Panitia Pemungutan Suara (PPS), hingga ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) rampung pada 16 April 2019 mendatang.

“Hari ini serentak dilakukan (distribusi) se-Indonesia, sampai besok (Sabtu, 13/4) ke tingkat PPK. Selanjutnya, tanggal 14-15 April dari PPK sampai ke PPS. Dan dari PPS ke TPS itu kita target selesai satu hari sampai ke TPS tanggal 16 April atau H-1,” kata Abdul Hafidz.

BACA :  Dishub Terima Bantuan Hibah Kapal Pera

Dia menjelaskan, logistik yang didistribusikan itu sebanyak 8.400 kotak suara yang diangkut menggunakan 17 kendaraan truk jenis fuso dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian bersenjata lengkap. Mulai dari Kantor KPU ke 4 daerah pemilihan (dapil), yakni dapil 1, 3, 4 dan 7.

“Hari kita distribusikan ke 10 kecamatan. Artinya sudah 50 persen lebih bisa tersalurkan ke kecamatan. Tanpa kerjasama dari seluruh pihak, terutama Pemkab Lampung Selatan dan khususnya pak Kapolres, pendistribusian ini tidak akan bisa berjalan dengan baik,” terangnya.

Sementara, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdakab Lamsel, Supriyanto menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh anggota keamanan yang terlibat langsung dalam proses distribusi dan keberangkatan logistik kesiapan Pemilu 2019. Dia berharap, seluruh petugas yang terlibat langsung dalam hal distribusi dapat melihat tingkat kerawanan wilayah yang akan dilalui.

“Karena setiap kecamatan dan desa itu berbeda tingkat kerawanannya. Sehingga, pengamanan pada wilayah yang tingkat kerawanan yang lebih tinggi dapat lebih ditingkatkan pola dan strategi pengamanannya,” harap Supriyanto.

BACA :  Nanang Harap Pemilu Jadi Momentum Persatuan

Selain itu, imbuhnya, yang tidak kalah penting agar seluruh petugas yang terlibat untuk selalu melakukan koordinasi dan komunikasi. Sehingga, perkembangan dan situasi di lapangan selama berjalannya kegiatan pendistribusian logistik dapat diketahui dengan cepat dan terkoordinir.

“Dengan adanya koordinasi yang baik dari semua pihak, maka gangguan-gangguan yang sifatnya menghambat pelaksanaan distribusi logistik Pemilu 2019 dapat dicegah dengan baik. Kemudian, kita juga harus peka dan tanggap terhadap setiap gejala yang muncul serta segera dapat mengambil langkah yang tepat, cepat dan profesional dalam penanganannya,” tukasnya.

Ditempat yang sama, Kapolres Lampung Selatan, AKBP M. Syarhan menegaskan, pihaknya akan menjamin distribusi logistik pemilu aman sampai tujuan dengan pengawalan ketat jajarannya. Menurutnya, Polri-TNI bersama Pemkab Lampung Selatan telah berkomitmen mengawal dengan baik pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

“Saya menjamin situasi keamanan, keselamatan dan penyelenggaraan di 3.095 TPS nanti tidak ada kendala dan gangguan dalam bentuk apapun. Termasuk ada 9 TPS yang ada diluar daratan, yaitu Pulau Sebesi dan Pulau Rimau menjadi pantauan kami yang harus disukseskan,” pungkas Syarhan. (idh)

BAGIKAN