DPUPR Geber Kegiatan APBD Murni

19
ILUSTRASI

KALIANDA – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Lampung Selatan memastikan kegiatan pembangunan yang bersumber dari APBD murni 2019 dengan kategori penunjukan langsung (PL) dalam proses pengerjaan. Bahkan, beberapa kegiatan yang wajib melalui lelang terus dikebut untuk bisa segera tayang di ULP. 

Kepala DPUPR Lamsel Agustinus Oloan Sitanggang menegaskan, puluhan kegiatan pembangunan PL tengah dalam proses pengerjaan pihak rekanan. Pekan depan, pihaknya memastikan proses kegiatan PL sudah berjalan secara keseluruhan dan beberapa lainnya dipastikan rampung. 

“Kemungkinan ada beberapa saja yang masih proses pengerjaan. Paling lambat pekan depan semuanya berjalan khusus untuk yang PL. Ada juga yang sudah selesai lebih dulu. Jumlah pastinya saya kurang begitu hafal,” ungkap Oloan melalui sambungan telepon, Rabu (14/8) kemarin. 

BACA :  Gerindra Koalisi PDIP? Ozi : Siap dan Sangat Mungkin

Dia menjelaskan, salah satu infrastruktur jalan yang menjadi atensi masyarakat dikawasan Gor Way Handak juga tengah proses lelang. Yakni, pada ruas jalan jalur dua Ahmad Yani tepatnya dari tugu Hanuang Bani hingga depan Loka Rehabilitasi BNN Kalianda. 

“Untuk rehabilitasi Jalan A. Yani sedang di draft ke ULP. Jalan ini memang kondisinya rusak dan selalu dikeluhkan warga. Apalagi, semenjak kawasan GWH menjadi alternatif lokasi hiburan rakyat. Nilai pagu anggarannya mencapai Rp2 miliar,” bebernya. 

BACA :  Polisi Duga Pencuri di Kantor Desa Kedaton Berjumlah 4 Orang

Lebih lanjut dia mengatakan, perbaikan jalan tersebut sengaja dilakukan untuk mempercantik kawasan Gor Way Handak yang saat ini merupakan salah satu icon Kota Kalianda. Bahkan, dalam waktu dekat para pedagang yang berjualan disekitar lokasi itu akan ditata agar tak mengganggu pengguna jalan. 

“Lokasi pedagang sudah disiapkan di dekat taman. Jadi, ketika kondisi jalan rampung diperbaiki tidak ada lagi pedagang yang berjualan di bahu jalan. Mungkin hanya kursi meja untuk pembeli yang ada di bahu jalan. Semua pedagang ditata menjadi satu lokasi yang disediakan,” pungkasnya. (idh) 

BAGIKAN