DTPHP Bagikan 37 Ton Benih Jagung di Ketapang

607
Nyoman Subagio – Camat Ketapang Darsito, SP memberikan bantuan benih jagung secara simbolis kepada kelompok tani di Kecamatan Ketapang, kemarin.

KETAPANG – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) merealisasikan sejumlah bantuan bagi petani di Kecamatan Ketapang, kemarin.

Bantuan yang telah dibagikan kepada petani berupa benih jagung jenis Pioner (P21 dan P35) sebanyak 37 ton kepada 90 kelompok tani yang tersebar di 17 desa di Kecamatan Ketapang. Selain bantuan benih jagung, pemerintah juga membagikan bantuan benih padi sistem haston seluas 115 hektar untuk 7 kelompok tani diwilayah setempat.

Pemberian bantuan benih jagung dan padi tersebut dilakukan secara simbolis oleh Camat Ketapang Darsito, SP didampingi petugas Danramil Kecamatan Penengahan dan Kepala UPT Pertanian Kecamatan Ketapang Asep Awaludin, SP.

BACA :  Penjaringan Anggota KPU Lamsel Dimulai 22 Agustus

Menurut Asep Awaludin, pemberian bantuan benih jagung dan padi kepada kelompok tani di Kecamatan Ketapang untuk memperkuat ketahanan pangan sektor jagung dan padi. Asep Awaludin mengatakan, wilayah Kecamatan Ketapang memiliki potensi terbesar penghasil jagung dan padi.

Selanjutnya, kata Asep Awaludin, untuk menunjang pertanian di Kecamatan Ketapang, Pemkab Lampung Selatan dibawah kepemimpinan Bupati Lamsel H. Zainudin Hasan dan Nanang Ermanto, juga memberikan bantuan berupa pembangunan tempat penampungan air (Embung) dan bantuan sumur bor. Dikatakan

“Bantuan benih jagung diberikan kepada kelompok tani yang ada setiap desa. Sebanyak 37 ton benih jagung jenis Pioner dibagikan kepada sekitar 90 kelompok tani tersebar di 17 desa di Kecamatan Ketapang,” kata Asep Awaludin kepada Radar Lamsel, kemarin.

BACA :  DPUPR Geber Kegiatan APBD Murni

“Sementara bantuan benih padi sistem Haston untuk 115 hektar untuk tujuh kelompok tani. Padi jenis ini sistemnya berbeda dari padi lainnya. Padi jenis ini tidak memiliki anakan. Jadi diharapkan petani melakukan penanaman padi minimal 20 bibit padi untuk satu rumpun karena padi jenis ini tidak memiliki anakan,” terang Asep.

Asep menambahkan, bantuan pembangunan Embung akan dibangun di Desa Bangunrejo. Sedangkan bantuan sumur bor akan dibangun di Desa Ketapang dan Desa Ruguk. “Pelaksanaan pembangunan embung dan sumur bor akan dilaksanakan dalam minggu-minggu ini,” pungkasnya. (man)

 

BAGIKAN