Dua Bintang Timnas Voli Putri ‘Smes’ GWH

222

Piala Ketua Umum KONI Lampung Selatan

KALIANDA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung Selatan kembali mengejutkan publik dengan gebrakan-gebrakan baru di pentas olahraga lokal.

Kali ini, KONI sepertinya tak main-main untuk mengangkat pamor pervolian di Bumi Khagom Mufakat. Tak tanggung-tanggung, dua pemain Tim Nasional (Timnas) Voli Putri, Amasya Manganang dan Agustin Wulandhari didatangkan untuk menularkan virus juara kepada pemain voli di kabupaten ini.

Ketua Umum KONI Lamsel Rudi Apriadi mengatakan dua bintang voli putri itu bakal melakukan coaching clinic sekaligus menandai dibukanya Piala Ketum KONI Lamsel pada 20 April 2019.

“ KONI ingin anak-anak muda Lamsel khususnya yang hobi dengan bola voli dapat termotivasi dengan hadirnya kedua pemain tersebut. Mereka adalah para juara dan siap berbagi ilmunya dengan kita di Lampung Selatan,” ujar Rudi Apriadi kepada radarlamsel.com, Sabtu (20/4).

Kehadiran pemain berkelas tersebut adalah yang pertama kalinya. Karenanya momentum coaching clinic mesti dimanfaatkan dengan baik oleh public Lamsel yang berkecimpung di kancah pervolian.

BACA :  Pasar Inpres Kalianda Lolos Uji Tera

“ Tidak mudah mendatangkan keduanya, apalagi kesibukan mereka sebagai atlet Timnas serta pemain klub voli ternama. Tapi untuk Lampung Selatan mereka bersedia hadir dan berbagi kiat-kiat juara, karena mereka juga berangkat dari daerah sebelum menjadi bintang voli seperti sekarang ini,” imbuhnya.

Sementara Amasya Manganang mengaku bangga dapat menginjakan kakinya di Gedung Olahrag Way Handak (GWH) Kalianda.

“ Pertama kalinya saya ke Lampung Selatan, saya yakin anak muda di Lamsel punya potensi didunia bola voli. Kuncinya konsistensi,” kata Amasya Manganang di GWH Kalianda.

Kakak Kandung Aprilia Manganang ini melanjutkan selain Sepak Bola, olahraga Bola Voli merupakan olahraga yang digemari rakyat.

“ Voli itu nggak ribet, kita Cuma butuh net dan bola serta lapangan. Karena itu masyarakat utamanya di desa cenderung menyukai voli. Yang jelas kalau ingin menjadi pemain voli professional kuncinya adalah disiplin dan konsisten, sekali voli tetap voli jangan berubah-ubah jika ingin jadi professional,” sebut dia.

BACA :  Lomba Hafalan UUD45 Kurang Diminati Pejabat

Selain Amasya Manganang, GWH juga bakal di Smes oleh Agustin Wulandhari dara cantik asal Batam yang juga langganan line up Timnas Voli Putri Indonesia.

“ Kami optimsitis voli di daerah dapat berkembang selama ada support dari semua kalangan termasuk support pemerintah daera, even semacam ini jadi contohnya. Kalau bisa terus bergulir tiap tahunnya,” ujar Agustin Wulandhari.

Atlet dengan balutan hijab berpostur tinggi ini menuturkan uji coba serta turnamen berperan penting dalam membentuk karakter dan mental pemain voli.

“ Uji coba itu penting, dari sanalah karakter dan mental pemain dibentuk. Untuk memenuculkan atlet yang kompetitif tentunya,” imbuhnya.

Untuk diketahui Piala Ketum KONI itu bakal melibatkan 29 tim se-Lamsel. Rincianny 15 tim putra dan 14 tim putri, mereka bersaing untuk menjadi yang terbaik di gerbang Krakatau. (ver)

BAGIKAN