Duh.. Pencurian Sapi Marak Lagi!

518

WAYSULAN – Pencurian ternak kembali gegerkan warga. Kali ini dua ekor sapi milik Satemen (53) warga Desa Purwodadi, Kecamatan Way Sulan raib digondol maling, Rabu (4/4).

Kepada Radar Lamsel korban menjelaskan, dua ekor sapi indukan itu diketahui sudah tak berada dikandangnya sekitar pukul 02.30 WIB.

“ Sepertiga malam saya terbangun karena cucu menangis minta dibuatkan susu. Setelah itu saya menuju kandang, pintu kandang sudah terbuka dan sapi sudah tidak ada,” kata Satemen.

Sadar bahwa sapinya hilang, korban bergegas meminta pertolongan tetangganya untuk melakukan pelacakan dari jejak sapi yang ada. Setelah diikuti, jejak sapi terputus di perbatasan Umbul Jeruk menuju Lampung Timur.

BACA :  Dispora Jemput Gala Desa di Kemenpora

“Sempat dilacak pagi itu juga, tapi sia-sia. Karena jejak sapi menghilang saat menuju Umbul Jeruk namun ada tapak roda truk disitu. Dugaan kami pencuri mengangkut sapi menggunakan truk,” katanya lagi.

Masih kata Satemen, maraknya pencurian ternak sapi menyebabkan peternak was-was sekaligus merugi puluhan juta rupiah. Ia berharap kerawanan pencurian ini bisa segera dituntaskan oleh pihak kepolisian.

“ Kami sudah melapor ke Mapolsek Tanjungan, Bhabinkamtibmas juga sudah turun melihat lokasi dan diperkirakan pelaku berjumlah tiga orang,” sebut dia.

BACA :  Muncul Desakan Kaji Ulang Tata Ruang

Kepala Desa Purwodadi Marsono membenarkan pencurian tersebut dialami oleh warga Dusun Tasik Desa Purwodadi. Ia juga mengamini kejadian ini bukan kali pertama dialami oleh Satemen.

“ Memang pencurian sapi sedang rawan sekali, ini bukan pertama kali terjadi sebelumnya kejadian juga menimpa salah seorang warga Purwodadi,” ungkap Marsono.

Akibat kehilangan dua ekor sapi itu lanjutnya korban mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah. Belajar dari pengalaman Marsono mengimbau kepada setiap peternak sapi untuk mawas menjaga keamanan rumah masing-masing. (ver)

BAGIKAN