Enam Kecamatan jadi Objek Penelitian

845
Kepala Badan Litbang Lamsel Dr. Meizar Melanesia

KALIANDA – Enam Kecamatan menjadi objek penelitian Mahasiswa Institut Tekhnologi Bandung (ITB). Para mahasiswa ITB itu akan memproyeksikan pengembangan wilayah perkotaan di enam kecamatan melalui blueprint perencanaan yang mereka susun.

Selain sebagai tugas mahasiswa Program Studi (Prodi) Magister Perencanaan Wilayah dan Kota Sekolah Arsitektur Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (MPWK-SAPPK) ITB untuk menyelesaikan gelar S2 nya, hasil penelitian itu juga akan diberikan kepada pemerintah sebagai bentuk masukan dan/referensi rencana pembangunan di kabupaten berjuluk Bumi Khagom Mufakat ini dimasa yang akan datang.

Kepala Badan Penelitian dan Penembangan (Litbang) Lamsel Dr. Meizar Melanesia menegaskan, enam kecamatan menjadi obyek penelitian 31 mahasiswa ITB itu. Yang dilakukan di Lamsel, kata Meizar, hanyalah melakukan pengumpulan data-data wilayah serta analisis lingkungan.

BACA :  Belanja Daerah, FPKS: Lebih Banyak Kerjaan dari Pekerjaan

Keenam kecamatan yang di teliti antara lain Kecamatan Kalianda, Penengahan, Rajabasa, Ketapang, Bakauheni dan Sidomulyo. “Data-data yang mereka kumpulkan ini, nanti dibawa ke ITB untuk dianalisa,”ujar Meizar kepada Radar Lamsel, kemarin.

Mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Lamsel ini menegaskan belum bisa memastikan kapan hasil analisa itu bisa diterima oleh Pemkab Lamsel. Sebab, analisa akan dilakukan oleh sekelompok mahasiswa setelah rampung melakukan pengumpulan data.

“Kemungkinan tidak bisa cepat. Mereka sampai hari Sabtu di Lamsel. Setelah itu, data-data yang sudah mereka himpun dibawa ke ITB lagi. Sekarang ini, mereka semua sedang di UNILA untuk melakukan kunjungan. Jadi, kita tidak bisa memastikan kapan hasil dari kegiatan mereka ini bisa dikirim kepada pemkab Lamsel,”imbuhnya.

BACA :  Ketua DPW PAN Lampung: Pemekaran Natar Bohong!

Lebih jauh dia mengatakan, pihaknya siap memberikan apa yang menjadi kebutuhan para mahasiswa tersebut. Sehingga, dari banyak data yang dikumpulkan akan mempermudah mereka dalam mencetuskan program pembangunan di daerah ini.

“Karena, potensi yang dimiliki Lamsel cukup banyak. Namun, yang kita inginkan ada satu fokus pembangunan secara berkelanjutan dan dampaknya bisa dirasakan oleh masyarakat. Dengan begitu, akan terlihat kemajuan daerah secara pesat,”pungkasnya. (idh)

BAGIKAN