Encep Masuk 53 Besar Pemuda Pelopor

12
Ilustrasi Pemuda Pelapor

Minta Dukungan Masyarakat Lamsel Agar Lolos 3 Besar

KALIANDA – Encep Supriadi, menjadi wakil Kabupaten Lampung Selatan di ajang Pemuda Pelopor tahun 2019 yang diselenggarakan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI. Pemuda asal Desa Suak, Kecamatan Sidomulyo ini berhasil memasuki 53 besar dari 5 bidang, yaitu pendidikan, sosial, inovasi teknologi, pangan, dan pariwisata.

Langkah Encep untuk melenggang ke 3 besar tergantung dari hasil penilaian dari juri yang akan dikeluarkan dalam beberapa hari ini. Jika melihat dari sisi bidangnya, Encep masuk dalam 14 besar. Bidang sosial merupakan bidang yang memiliki peserta paling banyak diantara 4 bidang lainnya.

Ketika dihubungi Radar Lamsel, Selasa (8/10/2019), Encep yang berasal dari Desa Suak, Kecamatan Sidomulyo ini meminta dukungan dan doa dari masyarakat Lampung Selatan agar bisa lolos ke 3 besar.

BACA :  Jembatan Kelapa Sebabkan Luka

“Saya minta dukungan serta doa dari masyarakat, mudah-mudahan saya bisa lolos ke 3 besar. Dan bisa membawa nama baik Lampung Selatan di tingkat nasional,” ucapnya.

Dalam rilis yang diterima Radar Lamsel, Asisten Deputi Kepemimpinan dan Kepeloporan Pemuda Kemenpora RU, Ibnu Hasan, mengatakan peserta Pemuda Pelopor berasal dari 34 provinsi. Tetapi yang mengirimkan wakilnya hanya 24 provinsi. Berkas yang masuk sebanyak 106 proposal. Namun yang lulus administrasi hanya 86 berkas dan di Fact Finding.

Dari hasil pleno, ditetapkan 53 proposal yang lolos dan berhak dipanggil untuk penjurian ke tingkat nasional. Dari 53 orang yang dipanggil, ada 2 peserta yang gugur karena sakit. Otomatis yang masuk penjurian hanya 51 orang. Puluhan peserta itu akan yang bertarung di bidang masing-masing.

BACA :  PKB dan PKS Kantongi 9 Balon

Rinciannya, 8 peserta di bidang pangan, 14 orang di bidang pendidikan, 5 orang di bidang inovasi teknologi, 10 orang di bidang lingkungan dan pariwisata, dan 14 orang di bidang sosial dan budaya.  Dari 5 bidang yang diisi 51 orang ini akan dipilih 3 peserta terbaik yang berhak menerima penghargaan di hari peringatan Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2019 nanti.

“Harapan untuk tahun yang akan datang seluruh provinsi bisa mengirimkan perwakilan pemuda-pemuda terbaiknya. Pemuda-pemuda yang mempunyai jiwa kepeloporan agar berguna untuk nusa dan bangsa,” katanya. (rnd)

BAGIKAN