Eratkan Persatuan Melalui Pewayangan

7
Kemas Yogi - Kades Margorejo Budiyono bersama warganya menyanyikan lagu Indonesia Pusaka untuk menanamkan kembali kecintaan warga terhadap tanah air, Senin (9/9).

Peringatan HUT ke-50 Desa Margorejo

JATI AGUNG – Peringatan Hari Jadi ke-50 Desa Margorejo ditutup dengan penampilan wayang kulit. Pementasan yang langsung disaksikan oleh Plt. Bupati Lamsel H Nanang Ermanto itu menceritakan tentang sulitnya menjaga persatuan.

Kepala Desa Margorejo Budiyono mengatakan, tema yang diangkat oleh Ki Dalang Muryanto itu sengaja diminta oleh pihaknya untuk mengingatkan warganya jika menjaga persatuan memang bukan tugas mudah. “Persatuan dan kesatuan adalah tugas yang paling sulit, oleh karena itu melalui media wayangan ini saya berharap warga bisa memahami makna yang terkandung,” ungkapnya saat memberi sambutan, Senin (9/9) malam.

BACA :  2019, Desa Sinar Rejeki Fokus Pembangunan Empat Dusun

Budi berharap, genapnya usia Desa Margorejo menjadi 50 tahun semakin mengokohkan persatuan yang sudah dibangun oleh pendiri desa selama puluhan tahun. “Harapannya dengan tahun emas ini masyarakat semakin dewasa dan tidak mudah terprovokasi,” tuturnya.

Selain penampilan wayang, Pemerintah Desa Margorejo pada malam sebelumnya (8/9) juga telah membagikan zakat desa yang terkumpul selama satu tahun kepada masyarakatnya sendiri. “Alhamdulillah tahun ini terkumpul Rp 61 juta, semoga bisa bermanfaat bagi 211 kaum dhuafa dan yatim,” kata dia.

BACA :  Penolakan Warnai Pengukuran Lahan Sengketa

Sementara itu, Plt. Bupati Lamsel H Nanang Ermanto menegaskan pentingnya persatuan dan kesatuan tetap dijaga demi kemajuan indonesia pada umumnya dan khususnya Kabupaten Lampung Selatan. “Saya berkali-kali sambutan selalu menyampaikan pentingnya persatuan, jangan ada lagi perbedaan diantara kita. Apapun itu,” pungkasnya. (kms)

BAGIKAN