Eriawan : Pejabat Fungsional Harus Mampu Wujudkan Kinerja Optimal !

170
Foto Idrus - Wakil Bupati Pesawaran, Eriawan saat melantik dan mengambil sumpah jabatan para pejabat fungsional dilingkungan Pemkab setempat.
GEDONGTATAAN – Selain melakukan penataan dan pemenuhan formasi jabatan sesuai tuntutan Peraturan Pemerintah Nomor 41 tahun 2007 Tentang Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Wakil Bupati Pesawaran, Eriawan berharap kepada 275 pejabat fungsional yang telah dilantik untuk dapat mewujudkan optimalnya kinerja pemerintah dalam memenuhi harapan masyarakat yang terus berkembang.

Sebab menurut Eriawan, para Aparatur Sipil Negara (ASN) harus meningkatkan kompetensi agar tercapainya sumber daya yang handal dan profesionalisme, khususnya dalam menjalankan tugas pemerintahan dan aktivitas pembangunan, serta pembinaan kemasyarakatan menuju pencapaian masyarakat Pesawaran yang maju, makmur dan sejahtera untuk saat ini dan masa mendatang.

BACA :  Unsur Pimpinan DPRD Pesawaran Resmi Dilantik

“Berdasarkan tuntutan kebutuhan pembangunan masyarakat yang demikian itu, maka penunjukkan saudara-saudara dalam menduduki jabatan ini, benar-benar ditentukan berdasarkan kemampuan dan prestasi yang dicapai. Untuk itu, tanggungjawab yang diberikan ini, jangan sampai disia-siakan dan disalah gunakan, apalagi sampai mengecewakan pemerintah dan masyarakat,” ujar Eriawan saat menghadiri acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan fungsional dilingkungan Pemkab Pesawaran yang dilaksanakan di aula Pemda setempat, Senin (29/4).

Selain itu, Eriawan juga berpesan kepada para pegawai fungsional tersebut agar selalu menjaga amanah dan kepercayaan yang telah diberikan oleh negara agar benar-benar dijalankan dengan penuh perhatian, komitmen dan rasa tanggung jawab serta tidak menyia-nyiakan jabatan apalagi sampai mengecewakan pemerintah dan masyarakat.

BACA :  Bupati Instruksikan Inspektorat Bekerja Sesuai Tupoksi

“Semoga momentum pelantikan ini menjadi semangat baru bagi kita dalam menata aktivitas pemerintahan kearah yang lebih baik. Karena konsekuensi dari pelaksanaan jabatan bukan hanya dipertanggung jawabkan kepada bangsa, negara dan masyarakat semata, akan tetapi lebih dari itu dipertanggung-jawabkan dihadapan Tuhan Yang Maha Esa,” tandasnya. (Rus)

BAGIKAN