Eriawan Serap Aspirasi Sambil Makan Durian Bersama Masyarakat

221
Foto Ist - Wakil Bupati Pesawaran Eriawan saat makan durian bersama sambil menyerap aspirasi masyarakat.
GEDONGTATAAN – Disela kesibukannya sebagai Wakil Bupati, Eriawan masih menyempatkan diri mengunjungi Desa Wiyono Kecamatan Gedongtataan yang terkenal sebagai salah satu desa penghasil durian untuk sekedar mencicipi durian lokal asal Pesawaran.
 
Tak ayal, hal itu membuat Wakil Bupati Pesawaran Eriawan menjadi penasaran dan ingin mencicipi langsung durian lokal asal Pesawaran.  Tapi siapa sangka sosok Wakil Bupati Pesawaran Eriawan ternyata juga pecinta durian.  
 
Bahkan kedatangan Wakil Bupati Pesawaran  di salah satu rumah warga tersebut sontak membuat warga  Desa Wiyono berkumpul dan sekedar makan durian bersama dengan wakil bupati dan menyerap aspirasi masyarakat sekitar. Dihadapan warga, Eriawan tak canggung-canggung mencicipi berbagai varietas durian asal Wiyono tersebut.
 
“Mari pak, bu silahkan dimakan duriannya,” ucap Eriawan sambil mempersilahkan warga untuk makan durian bersama dirinya di Desa Wiyono pada Senin (4/2).
 
Tidak hanya sekedar makan durian bersama warga sekitar, momen tersebut sangat dimanfaatkan warga untuk meyampaikan aspirasi mereka.
 
Seperti disampaikan oleh Dori salah satu warga berharap agar jalan yang menghubungkan antar dusun sepanjang sekitar 300 meter agar segera dilakukan pengerasan.
 
“Kalau bisa pak jalan yang diatas diaspal, karena saat ini baru onderlag,” ungkap Dori.
 
Sementara Wakil Bupati Pesawaran Eriawan menuturkan agar segera berkoordinasi dengan aparatur desa dan mengajukan usulan pengerasan jalan tersebut.
 
“Kalau memang anggaran mencukupi bisa diajukan melalui anggaran perubahan tahun ini,” ucapnya.
 
Menurut politisi PDI Perjuangan ini, tahun 2019 merupakan tahun untuk menentukan pemimpin. Baik pemilihan presiden, DPD, DPR RI, DPRD Provinsi dan Kabupaten. Sehingga masyarakat diharapkan lebih cerdas dalam memilih.
 
“Bapak ibu harus cerdas dan bijak dalam memilih pemimpin. Jangan sampai jiwa kita dijual dengan sejumlah materi maupun uang. Namun suara bapak ibu akan menentukan nasib 5 tahun kedepan,” harapnya. (Esn)
BACA :  Hampir Separuh Agen e-Waroeng di Pesawaran Belum Miliki Mesin EDC
BAGIKAN