Galang Dana Sosial Bagi Korban Kebakaran

2181
Veridial – Komunitas Anker menggalang dana untuk korban kebakaran dengan cara memperbaiki jalan yang berlubang di wilayah Sidomulyo, Selasa (6/9) kemarin.

SIDOMULYO – Sekumpulan anak muda yang tergabung dalam Komunitas Anak Kerajan (Anker) di Dusun Kerajan, Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidomulyo, memperbaiki jalan rusak. Tujuannya tak lain menggalang dana sosial bagi korban kebakaran di Desa Rantau Minyak, Kecamatan Candipuro.
Pantauan Radar Lamsel, Selasa (6/9). Teriknya panas matahari dan debu, tak membuat mereka berhenti untuk memperbaiki jalan yang rusak. Jalan berlubang, mereka timbun dengan menggunakan material batu di sepanjang jalan yang menghubungkan Kecamatan Sidomulyo dan Kecamatan Candipuro.
Ketua Komunitas Anker Agus Salim mengatakan, perbaikan jalan tersebut merupakan cara untuk menggalang dana sosial. Setelah terkumpul dananya, diperuntukan terhadap korban yang tertimpa musibah, serta masyarakat yang tidak mampu serta membutuhkan uluran tangan.
“Komunitas ini bergerak di bidang sosial, dengan berusaha membantu masyarakat yang tertimpa musibah. Selain itu, masyarakat yang membutuhkan uluran tangan,” kata dia kepada Radar Lamsel, Selasa (6/9) kemarin.
Dijelaskannya, ia beserta anggota komunitas menggalang dana untuk korban kebakaran yang menimpa Jais (50) warga Desa Rantau Minyak Kecamatan Candipuro. Dimana rumah orangtua salah satu anggota komunitas Lampung Bersatu (LB) habis dilalap si jago merah, Minggu (4/9) lalu.
“Penggalangan dana ini kami peruntukan untuk korban kebakaran yang berada di Desa Rantau Minyak. Kami menggalang dana dari sukarela warga yang melintas dan memberikan sumbangan,” ujar pria asal Desa Sidomulyo ini.
Lebih lanjut Agus mengatakan komunitas Anker beranggotakan 70 orang ini, sudah sering menggalang dana untuk korban bencana melalui cara memperbaiki jalan berlubang.
“Kami tidak hanya minta sumbangan, namun kami action dengan memperbaiki jalan rusak. Ini murni untuk kegiatan sosial bukan untuk disalah gunakan,” ungkapnya.
Meski kebanyakan anggota komunitas ini hanya mengenyam pendidikan hingga tingkat SMP, namun jiwa sosial yang mereka miliki patut menjadi contoh bagi masyarakat banyak. Lantaran tidak bisa memberikan bantuan secara materil, mereka berusaha mencarikan jalan untuk bisa mendapatkan bantuan dari masyarakat dan para pengguna jalan.
“Penggalangan dana hanya sehari kami lakukan, jika lebih dari sehari dikhawatirkan masyarakat salah pengertian. Rencananya hasil yang dikumpulkan dari sumbangan masyarakat akan dibelikan kebutuhan logistik untuk korban musibah kebakaran,” imbuhnya.
Sementara itu Camat Candipuro Affendi, S.E mengatakan pihaknya sudah mengunjungi korban yang tertimpa musibah kebakaran di Desa Rantau Minyak. “Dinas Sosial Lamsel sudah memberikan bantuan berupa perlengkapan sehari-hari serta logistik untuk korban,” ujar Affendi.
Sementara kondisi rumah yang rata dengan tanah, menyebabkan korban sementara diungsikan dirumah tetangganya. “Masyarakat setempat sudah saya instruksikan untuk bergotong royong memperbaiki rumah korban,” tandasnya. (ver)

BACA :  Raih Prestasi Ditengah Kontroversi
BAGIKAN