Gelar Pentas Seni Peringati Hardiknas Sekaligus Pelepasan Siswa

557
Foto bersama Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Palas, Lamrihar dan Siswa.

PALAS –  Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di SMP Negeri 2 Palas berlangsung dengan meriah dan penuh dengan haru, Sabtu (4/5). Hari besar dunia pedidikan itu diwarnai dengan pertujukan tari dan musik dari para siswa.

          Kemerihan itu ditandai dengan disuguhkannya aksi tari jejer genjeng, tari kembang girang, dan tari kontemporer. Serta pertungjukan paduan suara dari dari puluhan siswa.

          Kegiatan yang masuk dalam rangkaian pelapasan siswa juga dibubuhi rasa haru dan bahagian dari ratusan siswa. Dalam kesempatan tersebut, sekolah menengah yang menjadi salah satu rujukan di Kecamatan Palas melepas 186 siswa kepada orang tua wali murid.

          Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Palas, Lamrihar mengungkapkan, kegiatan pentas seni tahunan itu digelar untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional sekaligus melepas 186 siswa setelah menempuh tiga tahun pendidikan.

BACA :  Kwaran Ketapang Gelar Persari Bazar Siaga

          “Kegiatan pentas seni kami gelar untuk memperingati hari pendidikan dan pelepasan 186 siswa SMP Negeri 2 Palas sebagai upaya untuk merangsang minat bakat para siswa khusunya  dibidang seni tari dan musik,” kata  Lamrihar kepada Radar Lamsel.

          Dalam rangkaian acara pelepasan siswa dan hari pendidikan tersebut, dia mengatakan, sebagai generasi emas setiap siswa yang telah menempuh pendidikan di SMP Negeri 2 Palas bisa terus mengejar prestasi di jenjang pedidikan yang lebih tinggi.

          Hal itu, didukung oleh berbagai prestasi yang diraih oleh para siswa, baik ditingkat kabupaten maupun ditingkat provinsi. Untuk itu ia mengharapkan setiap wali murid sebisa mungkin bisa melanjutkan pendidikan anak ketingkat yang lebih tinggi.

BACA :  Lima Tahun Dikeluhkan, Pematangbaru Tingkatkan Badan Jalan

          “Dalam kegiatan pentas seni ini juga kami juga berharap besar setiap siswa dapat merih prestasi di dunia pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi,” ucap di hadapan ratusan para wali murid.

          Dalam kesempatan tersebut Lamrihar juga mengharapkan kepada para siswa dalam merayakan pengumuman kelulusan pada akhir Mei mendatang harus ditandai dengan rasa sujud syukur.

          “Perayaan kelulusan jangan sampai ditandai dengan contoh yang tidak berbudi perkerti yang baik, seperti corat-coret atau pawai. Kelulusan harus kita tandai dengan rasa syujud sukur,” harapnya. (adv)

BAGIKAN