Haul Radin Inten II Jadi Agenda Tahunan

15
Diskominfo Lamsel – Plt. Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, menyampaikan sambutan di acara haul Radin Inten II di Desa Gedung Harta, Kecamatan Penengahan.

Pemkab Lamsel bersama NU Gelar Haul ‘Sejuta Dzikir’

PENENGAHAN – Plt. Bupati Lampung Selatan meminta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Lampung Selatan mengagendakan haul di makam Radin Inten II menjadi acara rutin setiap tahun. Nanang mengatakan haul di makam pahlawan nasional itu sebagai bentuk penghargaan perjuangan yang dilakukan oleh Radin Inten II dalam menentang penjajahan Belanda.

Nanang mengatakan Radin Inten II merupakan pahlawan yang bisa dijadikan panutan seluruh masyarakat Lampung Selatan. Di usia muda yang berumur 16 tahun, Radin Inten II mampu memimpin pasukannya dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia. Hal itu disampaikan Nanang di acara haul di makam Radin Inten II yang ke-163 tahun yang digelar Pemkab Lamsel bersama NU Lampung Selatan di Desa Gedung Harta, Kecamatan Penengahan, Minggu (13/10/2019).

Pada kesempatan itu, Nanang meminta acara yang dihadiri oleh Keluarga Besar Alm. Radin Inten II, Forkopimda, Penyeimbang Adat, tokoh masyarakat, para Kepala OPD, Ketua NU Lamsel, Nur Mahfud, dan mantan PWNU Lampung, Soleh Baijuri, dan ribuan masyarakat ini mendoakan Radin Inten II. Sebagai bentuk keseriusan, Nanang akan menjadikan acara haul sebagai agenda rutin tahunan di Kecamatan Penengahan.

BACA :  Tiga Hektar Kebun Kakao Gosong

“Saya juga minta Dinas Pariwisata Lampung Selatan, agar acara ini tidak hanya sebatas seremonial, tapi juga diagendakan agar kegiatan ini dijadikan sebagai agenda tahunan dengan melibatkan keluarga besar Radin Inten II,” ucapnya.

Tak hanya jajaran pemerintah, politikus PDIP ini juga meminta seluruh elemen masyarakat bergotong royong dalam menjaga dan melestarikan Taman Makam Pahlawan Radin Intan II ini sebagai salah satu ikon di bumi Khagom Mufakat. Dengan membesarkan nama Radin Inten II serta menjadikan ikon budaya, lanjut Nanang, secara tidak langsung akan membuat masyarakat di luar Lampung Selatan ingin mengetahui sejarah Radin Inten II.

“Mereka akan datang dan melihat secara langsung makam pahlawan nasional Radin Inten II. Dengan kebersamaan dan kegotongroyongan, yakin kita akan mampu membesarkan nama Pahlawan kita. Kita tidak boleh lupa akan sejarah. Sebagai generasi penerus, kita punya kewajiban untuk mengisi kemerdekaan. Kita tidak berjuang untuk merebut kemerdekaan, tapi kita punya kewajiban untuk mengisi kemerdekaan,” ujarnya. 

BACA :  Tambal Sulam Jalinsum Bikin Was-was Pengendara

          Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lampung Selatan, Ir. Rini Ariasih, langsung merespons permintaan Nanang yang menginginkan acara haul dijadikan agenda tahunan. Rini akan membuat rencana agar permintaan orang nomor satu di Lampung Selatan itu bisa terealisasi.

          “Akan kita rencanakan acara haul Radin Inten II ini bisa diselenggarakan setiap tahun,” katanya.

          Secara pribadi, Rini menilai peringatan haul Radin Inten II merupakan momen yang sangat penting dan berharga dijadikan ajang silaturahmi. Sekaligus mendoakan para pahlawan sebagai wisata rohani keagamaan.

          “Acara ini akan mengangkat nama Kabupaten Lampung Selatan. Inilah alasan kita menjadikan acara haul sebagai event tahunan sesuai dengan permintaan Bapak Plt, Bupati,” katanya. (rnd)

BAGIKAN